fbpx
Connect with us

Sosial

Enam Orang Pasien Positif Corona Gunungkidul Dinyatakan Sembuh

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pada Sabtu (01/08/2020) ini, Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat tak ada penambahan kasus terkonfirmasi anyar di Gunungkidul. Justru sebaliknya, pada hari ini, ada 6 orang pasien positif yang dirawat telah dinyatakan sembuh. Mereka saat ini telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan bahwa ada 6 orang pasien dinyatakan sembuh pada hari ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan usia maupun Kapanewon.

“Hari ini sembuh 6 orang yakni, bocah laki-laki 12 tahun warga Kapanewon Playen, perempuan 29 tahun warga Kapanewon Wonosari, perempuan 62 tahun warga Kapanewon Panggang, perempuan 49 tahun warga Ngawen, laki-laki 47 tahun warga Paliyan dan perempuan 56 tahun warga Karangmojo,” kata Dewi, Sabtu sore.

Dewi menambahkan, mereka merupakan warga yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Gunungkidul. Untuk waktu perawatan sendiri cukup beragam. Namun ketika hasil swab dua kali setelah dirawat menunjukan negatif sehingga kemudian mereka dinyatakan sembuh.

Berita Lainnya  Hati-hati, Ada Lima Titik Potensi Longsor di Jalan Jogja-Wonosari

“Semoga ini menjadi kabar baik dan yang masih dirawat juga menyusul sembuh,” ucap Dewi.

Sampai dengan saat ini, pihaknya mencatat ada total 109 kasus positif selama pandemi. Untuk jumlah sembuh sendiri berada angka cukup besar yakni 78 orang dan angka meninggal dunia hanya 3 orang.

“Untuk yang dirawat masih 28 orang, tersebar di beberapa rumah sakit,” kata dia.

Beberapa waktu lalu, wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menghimbau kepada masyarakat untuk membatasi keluar Daerah Istimewa Yogyakarta, jika memang tidak mendesak. Hal ini lantaran 90 persen penularan covid dibawa dari luar daerah pulang ke Gunungkidul.

“Saya mohon sekali pertimbangkan kembali untuk melakukan perjalanan terutama keluar DIY,” ucap Immawan.

Menurut dia, virus corona yang terjadi akhir-akhir ini karena pelaku perjalanan keluar seperti wilayah zona merah dari berbagai kota di Indonesia. Selain itu juga penularan diperoleh dari lingkungan kerja menjadi perhatian dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Berita Lainnya  Antusiasme Warga Banaran Dapat Bantuan Pembangunan Jalan, Sampai Rela Lembur

Pihaknya tengah mempersiapkan skenario terkait penanganan corona yang ada di Gunungkidul, seperti pemantauan di kawasan wisata hingga pasar. Selain itu juga akan memperbanyak uji swab kepada masyarakat. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan sabun diair mengalir.

“Kita mengajak masyarakat untuk greteh (saling mengingatkan),” ujar dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler