Uncategorized
Anggaran Rp 3 Miliar Digelontorkan untuk Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Baron
Wonosari, (pidjar.com)-Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas penunjang aktivitas nelayan, mulai dari pabrik es hingga kios pembekalan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul, M Johan Prasetyo, mengatakan Pantai Baron menjadi salah satu lokasi penerima program Kampung Nelayan Merah Putih. Namun, Baron mendapatkan program kategori tipe penyangga sehingga alokasi anggarannya tidak sebesar kawasan dengan kategori tipe penuh.
“Anggarannya sekitar Rp 3 miliaran dan program sudah dijalankan sejak satu bulan lalu,” kata Johan, Senin (2/11/2026).
Johan menjelaskan anggaran tersebut tidak hanya dialokasikan untuk pembangunan pabrik es. Sejumlah fasilitas lain juga masuk dalam program tersebut, di antaranya pembangunan talut dan kios untuk pembekalan nelayan.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah pembangunan pabrik es dengan kapasitas produksi sekitar satu ton per hari. Menariknya, pabrik tersebut nantinya tidak memproduksi es balok seperti yang selama ini umum digunakan nelayan, melainkan es berbentuk bubur atau slurry ice.
“Yang diproduksi nantinya bukan bentuk balok, tetapi bubur es yang bisa lebih menyerap ke dalam tubuh ikan sehingga kualitasnya bisa lebih bagus,” ujarnya.
Menurut Johan, keberadaan pabrik es tersebut diharapkan membantu nelayan mempertahankan kualitas hasil tangkapan. Sebab, ikan membutuhkan penanganan dan pendinginan segera setelah diangkat dari laut agar kesegarannya tetap terjaga sebelum dipasarkan.
Dalam pelaksanaan program ini, seluruh pembangunan berada di bawah penanganan Pemerintah Pusat. Sementara itu, Pemkab Gunungkidul berperan membantu proses perizinan dan menyiapkan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas.
Johan menyebut pengerjaan Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Baron ditargetkan berlangsung selama empat bulan. Seluruh fasilitas yang masuk dalam program tersebut diharapkan dapat rampung pada Desember 2026.
“Pengerjaan empat bulan dan ditarget selesai pada Desember mendatang,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
