Pariwisata
Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop
Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Tanjakan Bulak Bogor, Padukuhan Janglot, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop, Gunungkidul.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran,menjelaskan bahwa korban sebelumnya menghadiri acara pernikahan di kediaman Suprihno, Padukuhan Tejo, Kalurahan Pucanganom, pada Sabtu (10/10/2026). Korban meninggalkan lokasi acara sekitar pukul 20.45 WIB.
Menurut Tukiran, keberadaan korban mulai dipertanyakan pihak keluarga pada Minggu (11/10/2026). Istri korban menghubungi salah seorang saksi untuk menanyakan keberadaan suaminya. Namun, saksi tersebut mengaku tidak mengetahui keberadaan korban.
“Selanjutnya, saksi bersama dua orang lainnya berinisiatif mencari keberadaan korban di sekitar Jalan Padukuhan Janglot,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian.
Upaya pencarian tersebut berujung pada penemuan korban di lereng kawasan Bulak Bogor. Korban ditemukan pada Senin (12/10/2026) dini hari dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun kepolisian, korban mengendarai sepeda motor RX-K dari arah Pucanganom menuju Semanu. Sesampainya di tanjakan Bulak Bogor, korban diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.
“Sepeda motor oleng ke kiri, kemudian menabrak pohon jati dan korban terjatuh ke lereng,” demikian kronologi kejadian yang disampaikan dalam laporan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka pada bagian kepala dan bahu sebelah kiri.
Petugas kepolisian yang melakukan penanganan di lokasi selanjutnya mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Panti Rahayu, Kelor, Karangmojo. Setelah proses penanganan selesai, korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tanjakan maupun jalan yang memiliki kondisi medan berisiko. Pengendara diminta menjaga kecepatan dan memastikan kendaraan tetap terkendali untuk menghindari kecelakaan serupa.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
