Pemerintahan
Dinkes Sebut Belum Ada Temuan Influenza A di Gunungkidul, Masyarakat Imbau Jaga Pola Hidup Sehat
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul memastikan hingga pertengahan Oktober 2026 belum ditemukan kasus Influenza tipe A di wilayah setempat. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjaga daya tahan tubuh untuk mengantisipasi penularan penyakit saluran pernapasan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Wanda Abrar mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, belum ada temuan Influenza A di wilayah Gunungkidul.
“Alhamdulillah tidak ada temuan influenza A,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat, (16/10/2026).
Meski belum ditemukan kasus, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan sejumlah langkah pencegahan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya dengan membiasakan mencuci tangan secara berkala, terutama setelah beraktivitas di luar rumah dan sebelum makan.
Selain itu, masyarakat diimbau menerapkan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam ketika batuk maupun bersin. Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama saat mengalami gejala gangguan pernapasan atau ketika berada di lingkungan yang berisiko terjadi penularan.
Wanda juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman dengan orang yang menunjukkan gejala gangguan pernapasan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit melalui percikan saluran pernapasan.
“Untuk pencegahan, tetap menerapkan PHBS, mencuci tangan secara berkala, menerapkan etika batuk, menggunakan masker, serta menjaga jarak aman dengan mereka yang menunjukkan gejala pernapasan,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, selain menjaga kebersihan dan menerapkan langkah pencegahan penularan, masyarakat juga diimbau menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta menjaga pola tidur yang teratur dan berkualitas.
Kecukupan istirahat dan asupan nutrisi menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dinkes mengharapkan masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dan disiplin menerapkan perilaku hidup sehat.
“Jika mengalami gejala gangguan pernapasan yang mengkhawatirkan atau tidak kunjung membaik, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
