Connect with us

Uncategorized

Libur ke Pantai Gunungkidul? Hati-hati Ubur-ubur Mulai Bermunculan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)- Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi II Pantai Baron mengingatkan wisatawan yang berlibur ke kawasan pantai selatan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk mewaspadai kemunculan ubur-ubur. Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 18 wisatawan dilaporkan tersengat hewan laut yang oleh warga setempat dikenal dengan sebutan impes.

Sekretaris SRI Wilayah Operasi II Pantai Baron Surisdiyanto mengatakan, pada Rabu (4/7/2026), sebanyak 10 wisatawan mengalami sengatan ubur-ubur di kawasan Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari.

“Hari ini ada 10 wisatawan tersengat ubur-ubur di kawasan Pantai Sepanjang,” kata Surisdiyanto, Sabtu (4/7/2026).

Sebelumnya, delapan wisatawan lainnya juga dilaporkan mengalami kejadian serupa di sejumlah pantai kawasan Gunungkidul dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Surisdiyanto, mayoritas korban merupakan anak-anak yang penasaran dengan bentuk ubur-ubur yang menyerupai balon kecil berwarna biru dengan tentakel di bagian bawahnya. Tak sedikit wisatawan yang justru memegang atau menjadikannya mainan hingga akhirnya tersengat.

“Ada yang dibuat mainan, sehingga tersengat. Lebih baik dihindari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kemunculan ubur-ubur di pesisir Gunungkidul merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi saat musim kemarau. Hewan laut tersebut terbawa arus dan ombak hingga akhirnya terdampar di bibir pantai.

Berita Lainnya  22 Tahun Support Perkembangan Ekonomi Masyarakat, Aset BMT Dana Insani Capai 92,7 Miliar

“Kemarau seperti ini memang lagi musimnya. Jadi kami setiap pagi patroli untuk membersihkan ubur-ubur yang terdampar di pantai,” katanya.

Meski demikian, Surisdiyanto menegaskan wisatawan tidak perlu panik apabila mengalami sengatan. Penanganan awal dapat dilakukan dengan membersihkan bagian tubuh yang tersengat menggunakan air bersih sebelum segera menuju pos SAR terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Bisa langsung dibersihkan dengan air bersih atau segera ke pos SAR terdekat,” ujarnya.

Selama masa libur sekolah, petugas SAR juga meningkatkan patroli sekaligus memberikan sosialisasi kepada wisatawan agar tidak menyentuh ubur-ubur yang ditemukan di sepanjang pantai.

“Apalagi saat ini kunjungan wisata sedang ramai, jadi kami harus ekstra melakukan pengawasan,” katanya.

Sementara itu, Koordinator SRI Wilayah Operasi II Pantai Baron Marjono mengatakan kemunculan ubur-ubur tidak hanya terjadi di Pantai Sepanjang, tetapi juga mulai ditemukan di Pantai Kukup hingga Pantai Sundak dalam beberapa pekan terakhir.

Berita Lainnya  Sambut Peringatan Hari Pramuka ke 60 Tahun, Kwarcab Gunungkidul Adakan Kegiatan Sosial

Menurutnya, fenomena tersebut merupakan siklus tahunan yang umumnya berlangsung sejak Juni hingga pertengahan September atau selama musim kemarau. Intensitas kemunculan ubur-ubur dipengaruhi oleh arah angin dan gelombang laut yang membawa hewan tersebut ke bibir pantai.

“Fenomena tahunan, munculnya Juni hingga pertengahan September biasanya, atau saat musim kemarau seperti saat ini,” kata Marjono.

Meski demikian, ia memastikan kawasan pantai di Gunungkidul tetap aman dikunjungi selama wisatawan mematuhi arahan petugas dan tidak menyentuh ubur-ubur yang ditemukan di pesisir.

Saat musim liburan, SRI menyiagakan sekitar 60 personel yang bertugas melakukan pengamanan dan pengawasan wisatawan di kawasan Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Sundak hingga kawasan Bukit Paralayang.

Berita Lainnya  Lima Tips Agar Memasak Santan Tidak Pecah

“Ada sekitar 60 personel untuk keamanan wisatawan di kawasan Baron dan sekitarnya hingga kawasan Bukit Paralayang saat musim liburan,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler