Uncategorized
Dalam Sehari, Kebakaran Lahan Terjadi di 8 Titik di Gunungkidul
Wonosari, (pidjar.com) — Kebakaran lahan lahan masih menjadi perhatian di Kabupaten Gunungkidul. Dalam sehari, Kamis (3/9/2026) kemarin, tercatat sedikitnya delapan kejadian kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah. Dari jumlah tersebut, tujuh kejadian mendapat penanganan dari tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), sementara satu kejadian ditangani secara manual oleh masyarakat karena medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Kepala TU UPT Damkarmat Gunungkidul, Ngadiyono mengatakan delapan kejadian tersebut tersebar di sejumlah kapanewon. Tiga kejadian berlangsung pada pagi hari, kemudian kebakaran kembali terjadi pada siang hingga malam hari.
Tiga kebakaran yang terjadi pada pagi hari masing-masing berada di kawasan Gunung Payung, Umbulrejo, Ponjong; Padukuhan Tuwuhan, Jatiayu, Karangmojo; serta Siyono Kulon, Logandeng, Playen.
Sementara pada siang hingga malam hari, kebakaran kembali dilaporkan di Karangsari, Nglanggeran, Patuk; Pule Gundes I, Sidoharjo, Tepus; Bundelan, Ngawen; serta Tawarsari, Wonosari.
Dari sejumlah kejadian tersebut, kebakaran di kawasan Gunung Payung, Ponjong menjadi salah satu yang memiliki area terdampak cukup luas, yakni sekitar 5 hektare. Selain itu, kebakaran di Pule Gundes I, Tepus menghanguskan sekitar 4 hektare lahan yang didominasi vegetasi dan pepohonan jati.
Adapun kebakaran di Siyono Kulon, Logandeng, Playen melanda sekitar 0,3 hektare lahan jati, sedangkan di Karangsari, Nglanggeran, Patuk area yang terbakar diperkirakan sekitar 850 meter persegi.
Untuk kejadian di Bundelan, Ngawen, tim Damkarmat tidak dapat melakukan penanganan menggunakan kendaraan lantaran kondisi medan yang sulit dilalui. Pemadaman kemudian dilakukan secara manual oleh warga setempat. Sedangkan di malam hari terdapat 1 kejadian yakni di Tawarsari, Wonosari dengan luas lahan sekitar kurang lebih 2 hektare.
“Pada sejumlah kejadian kebakaran lahan ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka,” ucap Ngadiyono.
Beberapa lokasi kebakaran sempat memiliki potensi api merembet menuju permukiman warga, namun berhasil dilokalisasi sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada rumah maupun fasilitas umum.
“Selain kebakaran lahan kemarin juga dilakukan penanganan kebakaran rumah di Monggol, Saptosari. Sebagian yang terbakar ruang kamar dan perabot dan berhasil dipadamkan oleh petugas serta warga,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kondisi kemarau panjang dengan vegetasi dan dedaunan yang mengering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kerawanan kebakaran lahan. Selain itu, aktivitas masyarakat yang melakukan pembakaran sampah atau dedaunan di lahan juga menjadi salah satu faktor risiko.
“Damkarmat terus memberikan edukasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun komunikasi langsung dengan kalurahan, agar tidak melakukan pembakaran sampah di lahan,” ujarnya.
Dalam penanganan sejumlah titik tersebut, Damkarmat Gunungkidul dibantu TRC BPBD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan serta masyarakat. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang dapat kembali menyala.
Maraknya kebakaran dalam satu hari ini menjadi perhatian mengingat kondisi lahan yang semakin kering selama musim kemarau. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran terbuka, terutama di sekitar lahan yang dipenuhi vegetasi kering.
Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin dan mencegah api meluas hingga ke permukiman maupun lahan lainnya
-
Uncategorized3 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Kualitas 6 Sumber Air Gunungkidul, BBWSSO Temukan Amonia hingga Coliform
