Pemerintahan
Dirasa Masih Minim Peminat, Masa Pendaftaran CPNS Resmi Diperpanjang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 ini diputuskan untuk diperpanjang sampai dengan 26 Juli 2021 mendatang. Masa perpanjangan ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan seluas-uasnya bagi masyarakat untuk mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Sebagaimana diketahui, pendaftaran CASN telah dibuka sejak beberapa waktu lalu dan seharusnya berakhir pada 20 Juli 2021 kemarin. Namun pemerintah pusat kemudian menerbitkan kebijakan baru dengan pemberian perpanjangan masa pendaftaran.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Reni Linawati membeberkan, berdasarkan surat edaran yang diterima pihaknya pada 19 Juli 2021 lalu, pemerintah secara resmi melakukan perpanjangan waktu pendaftaran. Perpanjangan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut dalam seleksi. Pertimbangan lain dari pemerintah adalah masih kurangnya minat masyarakat dalam mendaftar sebagai CASN pada tahun ini.
“Secara nasional dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran. Kami mengikuti edaran yang berlaku,” ungkap Reni Linawati, Rabu (21/07/2021).
Tahun 2020 dan 2021, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengajukan 600 formasi untuk CPNS. Jumlah ini berdasarkan perhitungan kebutuhan pegawai negeri di lingkup daerah. Sebab ASN di Pemkab Gunungkidul memang terus berkurang lantaran per tahunnya banyak yang pensiun.
Namun demikian, pada tahun 2021 ini jatah CPNS hanya sebanyak 98 formasi. Sebagian besar dari formasi ini adalah untuk tenaga kesehatan, teknik, dan akuntansi. Sedangkan untuk PPPK guru, kuota yang diterima sebanyak 1.258 formasi dan PPPK non guru sebanyak 55 formasi.
Sampai dengan siang tadi, dari 98 formasi CPNS telah ada 1.264 pendaftar, sedangkan PPPK non guru 77 orang, dan PPPK gur sebanyak 911 pendaftar. Diharapkan dengan dilakukannya perpanjangan masa pendaftaran, formasi-formasi yang ada dapat terisi oleh pendaftar.
“Data sementara demikian. Kami terus lakukan pemantauan dan cek berkas yang masuk. Untuk peminat atau pendaftar saat ini memang masih kurang,” jelas dia.
Adapun nantinya setelah dilakukan seleksi administrasi akan diumumkan sesuai dengan jadwal baru. Kemudian mereka yang lolos dapat mengikuti seleksi kompetensi dasar dan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya bagi yang lolos tahap sebelumnya.
Dalam ketentuan yang berlaku, pemerintah menegaskan tidak dilakukan pemungutan biaya. Dinas menghimbau kepada para pendaftar tidak mempercayai apabila ada oknum-oknum tertentu yang menjanjikan dapat membantu lolos CPNS ataupun PPPK dengan menyediakan uang.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
