Peristiwa
Dirundung Sakit Mata, Kakek 85 Tahun Gantung Diri di Samping Sawah
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gantung diri kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Masih dengan alasan yang sama, gantung diri dilakukan oleh kalangan lansia lantaran depresi akibat penyakit menahun yang diderita. Seorang kakek ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di atap samping rumahnya, Kamis (15/02/2018) siang tadi. Diduga, Wasido (85) warga Padukuhan Jaranmati RT 04/RW 01, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo nekat melakukan gantung diri karena depresi akibat sakit yang dideritanya.
Kapolsek Karangmojo, Kompol Irianto mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui sekira pukul 14.40 WIB. Bermula ketika, Rukmini, salah seorang keponakan yang selama ini merawat korban mencari keberadaan Wasido yang tidak terlihat pada Kamis siang itu. Pencarian yang dilakukan ke penjuru rumah tak membuahkan hasil. Pencarian baru berakhir ketika Rukmini melongok ke samping rumahnya yang langsung berbatasan dengan sawah.
“Saat itu saksi melihat korban sudah tergantung dengan posisi badan tepat di samping sawah,” ujar Irianto, Kamis sore.
Melihat pemandangan yang mengerikan tersebut, Rukmini langsung berteriak meminta pertolongan. Seketika, warga setempat langsung berkumpul di lokasi. Tak berapa lama, petugas kepolisian dan petugas dari Puskesmas setempat juga datang dan langsung mengevakuasi mayat Wasido.
“Ketika ditemukan, Wasido memang sudah dalam keadaan tak bernyawa,” lanjut Kapolsek.

Irianto melanjutkan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan petugas. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kuat, kematian yang terjadi karena aksi gantung diri yang dilakukan oleh Wasido.
Polisi yang mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga dan kerabat mendapatkan informasi bahwa selama ini tak ada tanda-tanda Wasido hendak mengakhiri hidupnya dengan cara yang tidak wajar. Hanya saja, Wasido beberapa waktu terakhir ini sering mengeluhkan penyakit mata yang tak kunjung sembuh. Diperkirakan hal inilah yang menyebabkan korban kemudian nekat mengakhiri hidupnya.
“Memang cukup mengejutkan karena penyakit mata ini baru diderita korban selama 2 minggu,” tutup Irianto.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
