Pemerintahan
78 CPNS Gunungkidul Terima SK Pengangkatan
Wonosari,(pidjar.com)– Puluhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Gunungkidul menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Gunungkidul, di Bangsal Sewokoprojo, Rabu (23/04/2025).
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan ada 78 orang yang menerima SK pengangkatan sebagai CPNS. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan dan tebaga teknis yang akan bertugas di lingkup pemerintahan kabupaten Gunungkidul.
Setelah menerima SK ini, para CPNS ini akan mulai aktif bekerja pada 30 April 2025 mendatang. Kemudian akan menjalani masa percobaan selama 1 tahun lamanya. Nantinya mereka juga akan mendapatkan materi pendidikan dan pelatihan.
“Ini masih merupakan masa percobaan. Tunjukkan kinerja terbaik, integritas, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Gunakan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa anda layak menjadi ASN,” ucap Iskandar.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, status sebagai aparatur sipil (ASN) bukan hanya soal jabatan, akan tetapi juga amanah besar untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas di Kabupaten Gunungkidul.
“Ini bukan hanya sekedar status dan jabatan. Namun ada tanggung jawab yang dipikul oleh masing-masing dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara,” kata Endah Subekti.
Dirimya menekankan kepada para CPNS iniuntuk benar-benar mengabdikan diri bagi negara dan daerah. Memberikan pelayanan umum bagi warga dengan tulus dan ikhlas serta menjaga kode etik yang berlaku, sehingga menjadi contoh yang baik.
“Calon ASN ini merupakan awal dari perjalanan pengabdian. Tugas saudara bukan hanya mengisi jabatan tetapi menghidupkan nilai-nilai pelayanan integritas, profesionalitas dan semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati” pesan Bupati Endah.
Dirinya juga meminta agar para abdi negera ini untuk turut membangun Gunungkidul sesuai dengan visi dan misi bupati, yaitu menuju Gunungkidul Raya yang Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban.
“Mengabdi untuk daerah dan negara. Yang perlu ditekankan adalah jangan sampai melanggar kode etik dan tata krama,” pungkas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
