Kriminal
LBH GP Ansor DIY Kawal Kasus Santri dan Beri Pendampingan Psikologis
Jogja,(pidjar.com)– Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta ditunjuk sebagai koordinator advokat, advokat magang dan paralegal dari LBH Ansor se- Nusantara untuk 2 korban pengeroyokan dan penusukan santri Pondok Pesantren Krapyak.
Perwakilan dari Jateng Ahmad Khozen menuturkan pihaknya ingin masyarakat Jogja dalam kondisi aman tentram.
“Jogja itu santun, bersosial tinggi. Hal itu mempertegas akan adanya ketakutan yang sangat mendalam di benak masyarakat Jogja terhadap kelompok orang-orang dengan ketakutan untuk melerai ataupun sekedar membantu agar tidak terjadi perbuatan tindak pidana hukum dimasyarakat,”ujarnya (3/11/24).
Saat ini LBH GP Ansor DIY ditugaskan sebagai Tim Hukum 2 korban Santri Krapyak yang diberikan oleh Pondok Pesantren Krapyak. Hal ini sebagai bentuk hikmah dan pengabdian organisasi terhadap santri.
“Kader Ansor Banser akan melakukan pengawalan kasus, pendampingan psikologis, pemulihan traumatik dan pendampingan hukum yang maksimal agar 2 korban santri ini mendapatkan hak-hak sebagai korban atas keadilan dan mengungkap sampai tuntas para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan disertai penusukan agar dapat benar-benar maksimal dan diproses hukum,”tambahnya.
Di lain pihak, Muhammad Ulin Nuha menuturkan saat ini tim advokat sekitar 50 advokat tengah mengawal perihal insiden santri-santri tersebut.
“Dan sangat mungkin akan terus bertambah karena hampir seluruh advokat LBH Ansor Nusantara dan advokat Jogja peduli santri akan bergabung dalam tim untuk pengawalan pendampingan dan perjuangan hak-hak santri sebagai korban,”ujar Ulin. (*)
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
