Connect with us

Uncategorized

Dua Atlit Petanque Gunungkidul Jadi Wakil DIY di Ajang Kejurnas Jakarta

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com) – Kemampuan atlit cabang olahraga Petanque Gunungkidul sepatutnya mendapat banyak acungan jempol. Bagaimana tidak, setelah berhasil mengantongi medali dari sejumlah even kejuaraan di berbagai wilayah, Havizena Rohman dan Muhammad Afiq Hanan terpilih mewakili provinsi DIY dalam ajang Kejurnas di GOR Cendrawasih Jakarta Barat Oktober mendatang.

Pelatih Petanque Gunungkidul, Tri Murdiyanto menyatakan kedua atlitnya tersebut memang sudah terlihat bakatnya sejak masih duduk di bangku SMP. Kegigihan berlatih membuat mereka sering mendapat medali emas dan perak di even provinsi.

“Havizena Rohman sudah lulus SMA, kalau Muhammad Afiq Hanan masih kelas 3 SMA,” katanya.

Meskipun terbilang cabang olahraga baru di Gunungkidul, menurut Tri, antusias atlit untuk menekuni Petanque sangatlah tinggi. Cabor ini masuk ke gunungkidul pada tahun 2019, tertinggal nyaris 3 tahun dari kabupaten lain di DIY.

Berita Lainnya  Peningkatan dan Pengembangan Perpustakaan Butuh Inovasi Pengelolaan

“Atlitnya lumayan banyak, kelas senior sekitar 20-an, kemudian dari tingkatan SD atau usia 13 ada sekitar 12 an atlit,” jelas Tri.

Sementara itu, ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Gunungkidul, Fajar Setiyo mengaku cukup bangga kepada para atlitnya yang selama ini mampu bersaing dan mandapatkan medali di setiap even kelas daerah. Terlebih, dua atlit besutannya bisa ikut berkontribusi mewakili provinsi di even nasional.

“Suatu kebanggaan buat kami untuk terus bersubgguh-sungguh mencetak atlit berpotensi di Gunun6gkidul. Harapannya mampu meraih medali di setiap even dan mampu mengharumkan nama wilayahnya,” tutupnya.

Olahraga Petanque sebetulnya berasal dari Perancis. Petanque adalah cabang olahraga lempar bola besi dimana para pemain harus melempar bola sedekat mungkin dengan bola sasaran kecil dari kayu dalam posisi kedua kaki rapat di dalam lingkaran. Saat ini cabor tersebut sudah resmi masuk di daftar PON dan ajang even internasional.

Berita Lainnya  Berkenalan dengan Romy Cenil, Warga Patuk yang Viral Bawakan Tarian Tradisional Jawa di Macau

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler