Peristiwa
Hujan Deras Seharian, Pohon Besar Tumbang Timpa Rumah Warga
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebatang pohon Dadap Serep di Padukuhan Gresik, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo roboh, Selasa (03/03/2020) kemarin. Naasnya, pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang menimpa rumah milik Kati (69) warga setempat. Tak ada korban dalam kejadian ini, namun begitu, kerugian yang ditimbulkan mencapai jutaan rupiah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, selain faktor cuaca di mana hujan yang beberapa hari terakhir ini mengguyur dalam intensitas cukup tinggi, tumbangnya pohon tersebut juga disebabkan karena kondisi batang pohon yang memang sudah lapuk. Pada Selasa kemarin, hujan deras memang terjadi sejak pagi. Sehingga berselang beberapa waktu kemudian, tiba-tiba pohon tersebut tumbang tepat mengarah ke rumah Kati.
“Pohon dan ranting runtuh ke bagian atap rumah,” ucap Edy ketika dikonfirmasi, Rabu (04/03/2020).
Dalam peristiwa ini menurut Edy, tak sampai menimbulkan korban. Hal ini lantaran saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong tanpa penghuni.
“Bagian atap rumah mengalami kerusakan, sehingga jika ditaksir kerugian mencapai jutaan rupiah,” imbuh dia.

Berkaca dari kejadian hidrologi yang terus menerus terjadi di Gunungkidul, Edy mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Pihaknya pun telah merilis Surat Edaran terkait menghadapi bencana hidrometeorologi. Surat ini sendiri telah disampaikan langsung ke 18 kecamatan.
“Surat Edaran tersebut juga disebarluaskan melalui radio agar seluruh warga mengetahuinya,” jelasnya.
Senentara itu, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Gunungkidul Agus Wibawa sebelumnya menyebut telah memetakan titik-titik lokasi rawan bencana. Menurutnya bencana yang paling berpeluang terjadi ialah longsor.
“Potensi ini bisa terjadi di wilayah Semin, Ngawen, Nglipar, dan Patuk. Sementara wilayah selatan potensi bisa terjadi di Panggang,” beber Agus.
BPBD dan DLH Gunungkidul pun turut mewaspadai ancaman terjadinya pohon tumbang. Sebab potensi ini diperkirakan merata di seluruh wilayah.
“Pohon-pohon yang kami anggap rawan dilakukan pengecekan. Warga juga diperbolehkan menebang pohon jika kondisinya benar-benar sudah rawan,” tandas Agus.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized1 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
