fbpx
Connect with us

Peristiwa

Hujan Deras Seharian, Pohon Besar Tumbang Timpa Rumah Warga

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Sebatang pohon Dadap Serep di Padukuhan Gresik, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo roboh, Selasa (03/03/2020) kemarin. Naasnya, pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang menimpa rumah milik Kati (69) warga setempat. Tak ada korban dalam kejadian ini, namun begitu, kerugian yang ditimbulkan mencapai jutaan rupiah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, selain faktor cuaca di mana hujan yang beberapa hari terakhir ini mengguyur dalam intensitas cukup tinggi, tumbangnya pohon tersebut juga disebabkan karena kondisi batang pohon yang memang sudah lapuk. Pada Selasa kemarin, hujan deras memang terjadi sejak pagi. Sehingga berselang beberapa waktu kemudian, tiba-tiba pohon tersebut tumbang tepat mengarah ke rumah Kati.

Berita Lainnya  Pasangan Pria dan Wanita Tinggalkan Motor Lalu Masuk ke Hutan, Polisi Sibuk Lakukan Pencarian

“Pohon dan ranting runtuh ke bagian atap rumah,” ucap Edy ketika dikonfirmasi, Rabu (04/03/2020).

Dalam peristiwa ini menurut Edy, tak sampai menimbulkan korban. Hal ini lantaran saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong tanpa penghuni.

“Bagian atap rumah mengalami kerusakan, sehingga jika ditaksir kerugian mencapai jutaan rupiah,” imbuh dia.

Berkaca dari kejadian hidrologi yang terus menerus terjadi di Gunungkidul, Edy mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Pihaknya pun telah merilis Surat Edaran terkait menghadapi bencana hidrometeorologi. Surat ini sendiri telah disampaikan langsung ke 18 kecamatan.

“Surat Edaran tersebut juga disebarluaskan melalui radio agar seluruh warga mengetahuinya,” jelasnya.

Senentara itu, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Gunungkidul Agus Wibawa sebelumnya menyebut telah memetakan titik-titik lokasi rawan bencana. Menurutnya bencana yang paling berpeluang terjadi ialah longsor.

Berita Lainnya  Dua Wisatawan Asal Belanda Tenggelam di Pantai Krakal 

“Potensi ini bisa terjadi di wilayah Semin, Ngawen, Nglipar, dan Patuk. Sementara wilayah selatan potensi bisa terjadi di Panggang,” beber Agus.

BPBD dan DLH Gunungkidul pun turut mewaspadai ancaman terjadinya pohon tumbang. Sebab potensi ini diperkirakan merata di seluruh wilayah.

“Pohon-pohon yang kami anggap rawan dilakukan pengecekan. Warga juga diperbolehkan menebang pohon jika kondisinya benar-benar sudah rawan,” tandas Agus.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler