Connect with us

Budaya

Kemarau Panjang, Warga Giripurwo Gelar Tradisi Njaluk Udan

Diterbitkan

pada

Purwosari,(pidjar.com)– Tradisi minta hujan kembali digelar masyarakat Padukuhan Klampok dan Gumbeng, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Jumat Kliwon, (30/10/2026). Ritual tahunan yang dilaksanakan setiap memasuki puncak musim kemarau tersebut menjadi bentuk doa dan harapan masyarakat agar hujan segera turun serta hasil pertanian melimpah.

Tradisi ini diselenggarakan di puncak Pertapan Andongsari, Padukuhan Gumbeng, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari. Sejumlah tokoh adat dan masyarakat setempat, khususnya warga Klampok dan Gumbeng, berbondong-bondong mengikuti tradisi tersebut.

Lurah Giripurwo, Supriyadi, mengatakan tradisi minta hujan sudah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat yang terus dipertahankan hingga sekarang. Pelaksanaannya sengaja dilakukan saat puncak musim kemarau, ketika masyarakat mulai membutuhkan pasokan air untuk menunjang aktivitas pertanian.

Berita Lainnya  Persiapan Pembukaan Cupu Panjala, Puluhan Ingkung Disajikan, Pengamanan Kepolisian Super Ketat

“Ini sudah menjadi tradisi tahunan yang digelar di puncak musim kemarau. Melalui tradisi minta hujan ini, kami berharap hujan segera turun sehingga warga masyarakat bisa kembali beraktivitas bertani di ladang masing-masing,” ujar Supriyadi.

Ia menjelaskan, sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut bermata pencaharian sebagai petani. Kondisi musim kemarau yang berkepanjangan tentu menjadi perhatian tersendiri bagi warga yang mengandalkan air hujan untuk mengolah lahan pertanian.

Karena itu, melalui ritual tersebut, masyarakat tidak hanya berharap hujan segera turun, tetapi juga memanjatkan doa agar musim tanam mendatang berjalan lancar dan memberikan hasil panen yang melimpah.

“Semoga dengan acara ritual minta hujan ini dan juga memanjatkan doa bersama, Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan doa-doa warga kami untuk disegerakan turun hujan,” harapnya.

Supriyadi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Padukuhan Gumbeng dan Klampok yang masih memiliki kepedulian untuk menjaga adat istiadat peninggalan leluhur.

Berita Lainnya  Adaptifkan Sastra Kontemporer, Disbud Kota Jogja Gelar Lokakarya Alternate Universe dan Fanfiction

Menurutnya, keberlangsungan tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan kearifan lokal agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

“Terima kasih kepada warga masyarakat Padukuhan Gumbeng dan Klampok yang sampai saat ini masih menjaga dan melestarikan adat tradisi serta kearifan lokal yang kita miliki,” imbuhnya.

Ia berharap kebersamaan masyarakat dalam melestarikan tradisi tersebut terus terjaga. Selain menjadi warisan budaya, ritual minta hujan juga menjadi momentum bagi warga untuk menyatukan harapan demi keberlangsungan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler