Connect with us

Sosial

Kemenag Gunungkidul Bakal Mulai Cetak Kartu Nikah, 5 Kecamatan Jadi Uji Coba Awal

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementerian Agama telah resmi meluncurkan kartu nikah bagi para pasangan pengantin baru pada akhir tahun 2018 lalu. Untuk di wilayah DIY sendiri, di bulan Desember 2018 silam ada tiga Kabupaten/Kota yang telah dapat mencetak kartu ini sebagai bentuk uji coba program baru ini. Sementara untuk di Gunungkidul, sejauh ini masih terus dilakukan persiapan agar nantinya program pemerintah pusat ini dapat segera teralisasi.

Kepala Seksi Bimas Islam, Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi menjelaskan, pada tahun 2019 ini, Kemenag Gunungkidul baru mendapat 5 unit printer pencetak kartu nikah. Meski demikian, alat tersebut hingga saat ini masih belum diserahterimakan. Sembari menunggu sarana dan prasarana lengkap, persiapan pun terus dilakukan oleh masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan, mulai dari sumber daya manusia hingga sarana prasarana pendukung.

Berita Lainnya  Konservasi Air Berbasis Lingkungan dan Harapan Gunungkidul Bebas Kekeringan

“Tahun 2019 ini kami baru dapat 5 unit printer. Mudah-mudahan ada tambahan lagi, atau untuk target paling tidak 2020 sudah semua kecamatan atau KUA ada fasilitas ini,” terang Arief Gunadi, Senin (04/02/2019).

Dijelaskan oleh Arief, kartu nikah yang diterbitkan oleh KUA ini akan berisi sejumlah data elektronik milik pasangan suami istri. Namun, data pasangan tidak keseluruhan tertera pada kepingan blangko layaknya kartu ATM tersebut. Hal ini sengaja dilakukan untuk dapat meminimalisir adanya pemalsuan buku nikah, pasangan gelap dan beberapa hal lainnya.

Menurut Arif, program ini dianggap sangat cocok untuk mengikuti atau menyeimbangkan dengan pesatnya perkembangan teknologi di daerah. Untuk target pencetakan sendiri, Arief tidak memiliki target tersendiri, hal ini disesuaikan dengan banyaknya jumlah perkawinan dimasing-masing daerah.

“Yang perlu ditekankan itu bahwa Kartu Nikah bukan pengganti Buku Nikah. Jadi nantinya penerbitannya akan berbarengan. Detail data berada di sistem yang terhubung dengan kartu nikah sinkron dengan buku nikah,” tambah dia.

Sementara itu, Kasubbag TU Kemenag Gunungkidul, Supriyanto mengatakan dari 5 unit printer yang akan diterima oleh Kemenag Gunungkidul itu, masih akan ditentukan pada kecamatan mana printer itu didistribusikan. Pada masa uji coba ini, pertimbangan yang telah dipikirkan yakni kartu nikah akan diterbitkan pada daerah yang pendaftar nikahnya cukup tinggi. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga akan menyasar di KUA lain.

Berita Lainnya  Antisipasi Penuhnya RS Rujukan, Dua Rumah Sakit Swasta Siapkan Ruang Isolasi Khusus

“Ini masih kita rundingkan bagaimana teknis kedepan,” kata Supriyanto.

Menurut dia, berdasarkan pemetaan yang dilakukan kecamatan yang paling banyak pengajuan nikah setiap tahunnya yakni Wonosari, Playen, Semin, Semanu, dan Karangmojo. Lima kecamatan ini setiap bulannya pendaftar nikah cukup banyak di bandingkan dengan daerah lain. Per bulan bisa lebih dari 60 bahkan 100 pendaftar pernikahan. Terlebih saat bulan-bulan yang dianggap baik.

“Kita yang tentukan daerah mana akan dilakukan distribusi printer lebih awal karena yang tahu kondisi daerah. Untuk target pencetakan awal berapa tidak ada, ini tergantung dengan jumlah pendaftar saja,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler