Connect with us

Budaya

Kirab Pusaka Hingga Pertunjukan Seni Budaya Meriahkan Hari Jadi Karangtengah ke-110

Diterbitkan

pada

Karangtengah,(pidjar.com)– Kirab Pusaka menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Jadi Kalurahan Karangtengah ke-110. Prosesi yang digelar Kamis (8/10/2026) sore itu bukan sekadar mengarak benda pusaka, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur agar tetap dikenal oleh generasi penerus.

Salah seorang panitia peringatan Hari Jadi Karangtengah, Gilang mengatakan kirab tersebut memiliki arti penting dalam rangkaian peringatan hari jadi. Prosesi dimulai dengan penjemputan pusaka berupa tombak milik Kalurahan Karangtengah dari Besalen Brojo Aji, yang dahulu merupakan tempat milik Mpu Godho Priyantoko.

“Kirab ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian Hari Jadi Kalurahan Karangtengah ke-110. Bregada Prawirorejo mendapat tugas menjemput pusaka dari Besalen Brojo Aji, kemudian membawanya melalui prosesi kirab menuju Balai Kalurahan Karangtengah,” ujar Gilang.

Menurutnya, keterlibatan Bregada Prawirorejo turut memperkuat nuansa tradisi dalam prosesi tersebut. Kirab pusaka menjadi wujud penghormatan terhadap peninggalan leluhur sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Berita Lainnya  Tahun 2019 Ini, Seluruh Desa di Gunungkidul Bakal Resmi Miliki Gamelan

Setelah tiba di Balai Kalurahan Karangtengah, tombak tersebut diserahkan kepada lurah melalui prosesi serah terima. Pusaka itu kemudian diberi nama Tombak Reksojati.

Gilang menjelaskan, nama Reksojati memiliki harapan dan makna yang berkaitan dengan penjagaan serta pengayoman masyarakat.

“Harapannya, Tombak Reksojati tidak hanya menjadi benda pusaka, tetapi juga menjadi simbol penjagaan, keteguhan, dan pengayoman bagi seluruh masyarakat Kalurahan Karangtengah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kirab tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang disusun untuk memeriahkan hari jadi sekaligus memberi ruang bagi pelestarian tradisi lokal.

Sebelum kirab digelar, rangkaian kegiatan diawali dengan jamasan pusaka pada Kamis siang. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan kirab pada sore hari, disusul penampilan kesenian tradisional Thoklik pada malam harinya.

Berita Lainnya  Tolak Malapetaka, Warga Jelok Larung Sesaji di Kali Oya

“Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada kirab saja. Pada malam harinya juga dilaksanakan Malam Tirakatan yang disertai sejumlah prosesi berkaitan dengan pusaka,” kata Gilang.

Sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Jadi Kalurahan Karangtengah ke-110, panitia menjadwalkan pagelaran wayang dengan dalang Ki Sumarno Purbo Carito.

Gilang berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus menjaga tradisi dan menghargai peninggalan leluhur. Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan masyarakat agar warisan yang dimiliki Kalurahan Karangtengah tetap terjaga dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler