Budaya
Kundha Kabudayan DIY Dukung ASEAN Panji Festival 2023 bersama Museum Sonobudoyo
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Cerita Panji seringkali dianggap sebagai salah satu karya sastra terpenting dalam budaya Jawa. Salah satu elemen kisah yang khas adalah pencarian Panji untuk menyatukan kembali dengan kekasihnya yang terpisah atau hilang, yang sering kali disebut “Candra Kirana” atau “Dewi Sekartaji”.
Di Yogyakarta, ASEAN Panji Festival ini telah digelar mulai 2 tanggal 7Oktober sampai dengan 13 Oktober 2023. Acara dimulai dengan Welcome Dinner pada tanggal 7 Oktober 2023 di Museum Sonobudoyo dilanjutkan dengan rangkaian acara lainnya yang ditutup dengan pertunjukan kolaborasi antara 9 Negara ASEAN lainnya di Gedung LAB ISI Yogyakarta pada 13 Oktober 2023.
Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Festival Panji Internasional. Festival Panji Internasional ini dilaksanakan pada 07-29 Oktober 2023 di lima kota di Indonesia, yakni: Yogyakarta, Solo, Kediri, Malang, dan Surabaya.
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, mengatakan jika Tujuan utama dari kegiatan ini adalah tak lain untuk mempromosikan warisan budaya Panji (Inao) yang dimiliki bersam aoleh negara anggota ASEAN. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman lintas budaya dan pengetahuan bersama antar negara ASEAN.
“Kami ingin menyatukan berbagai pengetahuan tentang ekspresi, pengalaman, dan mengikatnya bersama-sama untuk membangun permadani baru dalam bercerita Panji di kawasan Asia Tenggara,”tutur Hilmar di Gedung LAB ISI Yogyakarta (13/10/23).

Panji ASEAN Festival 2023 (risbika)
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta, Dian Lakshmi Pratiwi, SS. M.A menyampaikan “Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta sangat mendukung kegiatan ASEAN Panji Festival ini.
“Hal ini tercermin dari diadakannya pementasan kesenian secara teratur di Museum Sonobudoyo mulai dari pertunjukan wayang kulit yang dilaksanakan setiap hari Selasa, Pertunjukan Wayang Orang setiap hari Rabu dan Kamis, dan Pertunjukan Wayang Topeng Panji setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu”, tutur Dian.
Cerita Panji tidak hanya berpengaruh di Jawa, tetapi juga di beberapa negara tetangga seperti Bali, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, cerita ini juga memiliki pengaruh dalam seni dan budaya Indonesia secara lebih luas. Oleh karena itu, Cerita Panji ini telah ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Memory of the World (MoW) atau “Ingatan Dunia” dalam situs resmi Memory of the World-UNESCO tertanggal 31 Oktober 2017.
Festival tersebut menampilkan pergelaran lakon cerita Panji Semirang dengan mengusung tema Kisah Panji/Inao: Merajut Keberagaman Budaya di Asia Tenggara yang dibagi ke dalam beberapa bagian untuk dikolaborasikan oleh 10 Negara ASEAN yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
