Connect with us

Peristiwa

Naasnya Nasib Warsito Yang Tewas Penuh Luka Setelah Terjatuh Dari Pohon Setinggi Belasan Meter

Diterbitkan

pada

Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesedihan mendalam dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan Warsito (55) warga Duren RT 02 RW 09, Desa Beji, Kecamatan Ngawen. Pasalnya mereka harus menerima kepergian Warsito yang sangat mendadak lantaran kecelakaan yang dialaminya. Bukan di jalanan, korban meninggal dunia penuh luka akibat terjatuh dari pohon setinggi belasan meter pada Selasa (08/05/2018) siang tadi.

Naas yang menimpa Warsito terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika Warsito bersama Widodo (40) warga Grogol, Desa Beji Kecamatan Ngawen dimintai tolong oleh Salimin (72) warga Gantiwarno, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen untuk menebang pohon di kebunnya yang berada di Duren RT 02 RW 09, Desa Beji, Kecamatan Ngawen.

Berita Lainnya  Mobil dan Motor Bertabrakan di Jalan Jogja-Wonosari, Satu Orang Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Kemudian keduanya pun melaksanakan apa yang menjadi perintah dari Salimin. Mulanya semua berjalan lancar setelah satu pohon berhasil ditebang oleh keduanya.

Seusai itu, Warsito menuju pohon kedua setinggi 15 meter. Dirinya memanjat pohon untuk kemudian memotong ranting yang ada di bagian atas pohon. Sedangkan Widodo dan Salimin sibuk memotongi ranting pohon pertama yang sudah berhasil ditumbangkan yang berada sekitar 10 meter dari lokasi pohon yang dipanjat korban. Lantaran sibuk dengan aktifitas memotongi ranting, baik Widodo dan Salimin tak menyadari bahwa korban ternyata terjatuh dari pohon. Apalagi saat terjatuh tersebut, Warsito langsung tak sadarkan diri akibat luka parah yang dideritanya sehingga tak sempat berteriak meminta pertolongan. Selama beberapa saat, pria malang itu tergeletak bersimbah darah tanpa mendapatkan pertolongan.

Berita Lainnya  Sempat Capai 18 Feet, Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Berangsur Turun

Beberapa saat kemudian, barulah Widodo dan Salimin curiga lantaran tidak ada suara ataupun aktifitas penebangan yang terdengar dari pohon yang sebelumnya dipanjat korban.

Saat dilongok, baik WIdodo dan Salimin tak melihat Warsito di atas pohon sehingga keduanya kemudian berinisiatif untuk mencari keberadaan Warsito. Betapa kagetnya ketika keduanya justru mendapati Warsito sudah tergeletak bersimbah darah di bawah pohon. Melihat hal tersebut, Widodo dan Salimin langsung bergegas untuk melarikan korban ke RSI Cawas, Klaten guna mendapatkan perawatan medis.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ngawen AKP Agus Sunarno membenarkan adanya kejadian jatuhnya seorang warganya dari atas pohon. Diterangkan Agus, meski sempat mendapatkan perawatan medis selama beberapa saat, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka-lukanya yang sangat berat.

Berita Lainnya  Lagi, Pembuat Arang Dapat Tagihan Listrik Belasan Juta dari PLN

"Korban menderita luka patah tangan kanan, patah tulang rusuk kanan, kepala bagian belakang kanan mengalami luka pendarahan,sobek pipi kiri. Dia meninggal dunia di rumah sakit," terang Agus.

Akibat kejadian tersebut kedua belah pihak antara Salimin dan keluarga Warsito menyatakan damai dan tidak akan menuntut ke jalur hukum. Pihak Salimin bersedia bertanggung jawab dengan membiayai pemakaman hingga selamatan seribu hari korban.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler