Sosial
Bazar UMKM Lokal Semarakkan Tradisi Babad Dalan Sodo
Paliyan,(pidjar.com)– Semarak tradiai Babad Dalan Sodo, Kapanewon Paliyan begitu terasa. Tak hanya antusias masyarakat setempat yang begitu luar biasa, akan tetapi dari hlpelaku usaha hingga warga luar daerah pun juga tinggi.
Dalam pelaksanaannya, banyak sekali budaya dan kesenian yang ditampilkan untuk melestarikan tradisi yang ada. Tak hanya itu, belasan pelaku UMKM yang difasilitasi oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul pun juga turut memeriahkannyaa.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan ada 15 UMKM lokal Gunungkidul yang mengikuti bazar atau peningkatan produk lokal di Kalurahan Sodo dalam rangka Babad Dalan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempromosikan produk-produk unggulan UMKM di Kabupaten Gunungkidul.
“Lokasinya tadi di lapangan Sodo. Bazarnya Sabtu pagi sampai sore dan kami dari Dinas Perdagangan berusaha memfasilitasi dengan dipasang tenda, kursi, meja dan lainnya,” kata Ris Heryani.
Menurutnya, pemerintah dan para pelaku UMKM ini membaca peluang yang ada. Dimana saat di suatu daeraha ada pagelaran atau peringatan tradisi akan ramai pengunjung. Bazar ini dimaksudkan untuk mengangkat potensi produk lokal ke masyarakat secara lebih luas dan sebagai pengungkit untuk bergulirnya roda perekonomian UMKM Gunungkidul.

“Kegiatan ini sebagai promosi produk-produk lokal yang sebenarnya beragam dan memiliki kualitas yang tidak kalah saing,” imbuhnya.
Dengan demikian dapat meningkatkan eksistensi dan pendapatan para pelaku UMKM. Termasuk harapannya produk-produk dari Gunungkidul semakin banyak pemintanya.
“Untuk yang mengikuti bazar ini mulai dari olahan produk makanan dan ada juga kerajinan tangan asli Gunungkidul,” tandasnya.
“Pada prinsipnya, kegiatan ini untuk mengangkat produk-produk lokal Gunungkidul agar semakin eksis. Kami bersyukur respon masyarakat sendiri luar biasa,” imbuhnya.
Ia menambahkan, potensi UMKM di Kabupaten Gunungkidul banyak sekali. Data yang dimiliki ada ribuan UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul dengan berbagai produk yang dihasilkan masing-masing.
Pemerintah berupaya untuk memfasilitasi meski hanya sebatas kewenangan dan kemampuan yang ada. Misalnya pendampingan, keikutsertaan bazar dan lainnya. Dengan fasilitasi yang ada ini diharapkan mampu mendorong UMKM-UMKM Gunungkidul untuk lebih maju kembali.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
