Peristiwa
Tabrak Hingga Meninggal Seorang Pemotor Wanita, Mobil Sedan Misterius Diburu Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang pemotor wanita menjadi korban dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Wonosari-Nglipar pada Minggu (17/06/2018) dini hari tadi. Ironisnya, korban atas nama Supriyantinah, warga Ngreboh I, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari tersebut, merupakan korban tabrak lari seorang pengemudi mobil sedan yang tidak bertanggungjawab. Korban menderita luka parah di bagian kepala usai diseruduk sedan itu dari arah belakang.
Hingga saat ini, Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul masih memburu keberadaan mobil jenis sedan yang diduga telah menjadi pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa Supriyantinah.
Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Kusnan Priyono mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah Padukuhan Wonosari, Desa Wonosari sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, kecelakaan sendiri diduga melibatkan dua kendaraan.
"Ada satu orang korban dalam kejadian tersebut. Ia adalah pengendara sepeda motor Honda Supra X nopol AB 3957 NW, Supriyantinah," kata Kusnan, Minggu siang.
Ditambahkan Kusnan, dari keterangan yang diperoleh pihaknya, sebelum korban ditemukan tergeletak di jalan raya, warga sempat mendengar adanya benturan keras. Selain itu juga terdapat beberapa saksi melihat sepeda motor itu tertabrak kendaraan roda empat dari arah belakang.

"Ada saksi melihat mobil jenis sedan dengan knalpot blombong menabrak kendaraan korban," lanjutnya.
Kusnan mengatakan, korban kecelakaan tersebut mengalami luka cukup parah pada bagian kepala. Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Wonosari, namun korban akhirnya meninggal dunia.
"Korban menggunakan helm, tetapi benturan sangat keras sehingga helm pun tak sanggup menjaga kepala korban. Korban meninggal dengan luka berat di kepala," lanjutnya.
Ditambahkan Kusnan, hingga saat ini pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan saksi maupun bukti-bukti untuk mencari identitas kendaraan maupun pengemudinya. Meski demikian, pihaknya cukup terkendala dengan minimnya keterangan saksi-saksi mata yang melihat langsung terjadinya kecelakaan tersebut. Hal ini lantaran memang lokasi jalan yang menjadi lokasi kecelakaan tersebut cukup sepi dan saat itu di mana sudah merupakan dini hari, jalan dalam kondisi sepi.
“Namun kita sudah mempunyai beberapa petunjuk penting, semoga dalam waktu dekat ini bisa segera kami amankan,” ucap dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
