Politik
177 Titik di Gunungkidul Blankspot, KPU : Tak Jadi Persoalan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Belum lama ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY merilis ada ratusan wilayah yang masuk pada kategori blank spot atau susah sinyal internet. Ratusan titik ini tersebar di beberapa kabupaten, dan yang paling banyak yaitu di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 177 lokasi. Meski demikian, KPU Gunungkidul mengklaim hal ini bukan menjadi persoalan yang berarti dan tidak akan mengganggu jalannya Pemilh 2024, sebab masih bisa disikapi dengan cara-cara tertentu.
Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan bila di Kabupaten Gunungkidul ada 177 titik yang masuk pada daftar blankspot. Pada pelaksanaan pemily 2024 mendatang ada aplikasi yang digunakan untuk pelaporan rekap dan beberapa hal lainnya. Kendati ada ratusan titik blankspot namun ia menganggap hal ini masih bisa teratasi dengan cara-cara lain.
“Bagi saya itu bukan persoalan, karena meskipun kami nanti memakai Sirekap, sudah ada mode online maupun offline. Sehingga bisa mengambil gambar saat offline dan diunggah ketika di lokasi yang ada sinyalnya,” Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti.
Meski berada pada zona blankspot, Gunungkidul tidak akan melakukan pemindahan TPS tentunya dengan mempertimbangkan beberapa hal. Namun jika sifatnya urgent sebagai contoh pada lokasi tersebut dianggap tidak netral maka KPU akan melakukan pemindahan
Lebih lanjut ia mengatakan, berkaitan denvan blankspot ini, KPU Gunungkidul telah berkoordinasi dengan Disas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul untuk melihat kebenaran lokasi blank spot.
“Yang jelas kami masih melakukan pendataan ulang 177 apakah betul seperti itu. Hasil koordinasi dengan kominfo ada keraguan, dan kami masih memastikan,” ucapnya.
Tahapan menjelang Pemilu 2024 telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Adapun untuk saat ini, pihaknya masuk pada tahapan pendaftaran KPPS. Dimana 19.000 lebih petugas TPs dibutuhkan untuk jalannya pemilihan mendatang.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Gunungkidul, Setyo Hartanto mengatakan, koordinasi dengan KPU berkaitan dengan blankspot telah dilakukan. Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait blankspot di Gunungkidul.
“Data yang digunakan oleh KPU DIY itu data BPS 2020 lalu, untuk saat ini masih kami lakukan pendataan ulang,” sambung Setyo.
Ia mengatakan, saat ini jaringan internet telah tersambyng di seluruh kalurahan di Kabupaten Gunungkidul dengan fiber optik yang sudah stabil. Berdasarkan uji sampel yang dilakukan, tiap TPS untuk sampai ke lokasi terjangkau sinyal sekitar 15 menit.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
