Peristiwa
Lahir di Tahun Kabisat, Bayi ini Ulangtahun Empat Tahun Sekali
Karangmojo,(pidjar com)–Sabtu (29/02/2020) kemarin merupakan hari yang cukup spesial. Lantaran, umat manusia di dunia hanya bisa merasakan tanggal 29 Februari selama empat tahun sekali pada tahun kabisat. Tentu, bagi anak yang lahir kemarin hanya akan melewati tanggal 29 Februari empat tahun sekali.
Di salah satu bidan di Kecamatan Karangmojo, seorang bayi laki-laki lahir pada pukul 13.45 WIB. Sang ibu, Evi Ambarwati warga Padukuhan Ponjong, Desa Ponjong, Kecamatan tak menyangka anaknya lahir tepat pada tanggal 29 Februari.
“Hari Perkiraan Lahirnya (HPL) awal Maret saya tidak menyangka malah lahir pas tanggal 29,” ucap Evi, saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu (01/03/2020).
Evi mengaku, mulai merasakan kontraksi hebat sejak Jumat (28/02/2020). Merasa tak bisa menahan sakit di perutnya ia kemudian bergegas ke bidan untuk memastikan kondisinya.
“Sampai bidan belum ada pembukaan, tanggal 29 dini hari saya gak kuat saya cek keluar lendir,” imbuh dia.
Setelah dua jam menahan di rumah, lendir sebagai tanda awal persalinan pun terus menerus keluar. Ia kemudian bergegas kembali ke bidan.
“Setengah empat itu saya ke bidan, bukaan dua, saya disuruh nunggu disini jam dua kurang lahir,” jelas Evi.
Selama hamil, Evi mengaku tidak memiliki firasat apapun. Terlebih HPLnya pun juga pertengahan Maret.
“Nyidam juga biasa tidak aneh-aneh,” kata dia.
Sementara itu, sang suami, Abdul Jabar pun turut menunggui proses persalinan. Bayi laki-laki pertamanya pun terlahir dengan kondisi normal. Diketahui sang anak memiliki tinggi 47 centimeter dan berat 2,7 kilogram.
“Akan kami berinama Azzam Fahreza Rakashi, harapan kami semoga menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ucap Abdul.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
