Peristiwa
Update Kasus Covid-19, Tiga Warga Gunungkidul Masuk Ruang Perawatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Gunungkidul masih terus terjadi. Rabu (09/09/2020) siang ini Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada 3 penambahan kasus. Mereka ada yang kontak langsung dengan orang terkonfirmasi positif sebelumnya dan melakukan perjalanan luar daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan tambahan tiga kasus ini baru didapat oleh dinkes hari ini. Dimana hasil swab tiga orang tersebut menyatakan positif terkonfirmasi covid 19. Adapun mereka yang terkonfirmasi yakni laki-laki 51 tahun asal Kapanewon Wonosari dengan riwayat yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan ke luar kota.
Kemudian 1 laki-laki berusia 34 tahun asal Kapanewon Wonosari dengan riwayat kontak langsung dengan pasien positif sebelumnya. Satu orang lainnya wanita berusia 70 tahun dari Kapanewon Saptosari dengan riwayat juga pernah kontak erat dengan orang terkonfirmasi covid 19.
“Ada penambahan 3 orang terkonfirmasi berdasarkan laporan yang kami terima,” kata Dewi Irawaty, Rabu sore saat dikonfirmasi.
Ketiga orang tersebut sekarang sudah menjalani perawatan dan penanganan di rumah sakit. Perkembangan kesehatan mereka akan terus dipantau oleh tim medis, swab juga akan dilakukan sampai nanti muncul hasil negatif 2 kali berturut-turut.

Dengan demikian, akumulasi orang terkonfirmasi corona di Gunungkidul menjadi 205 orang. Rinciannya 180 orang telah sembuh, 19 masih dalam perawatan dan 6 orang lainnya meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
“Sudah menjalani perawatan medis,” imbuhnya.
Dinas Kesehatan terus menekankan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Penggunaan masker, jaga jarak, dan cuci tangan harus dilakukan oleh masyarakat.
Selain itu, penyemprotan desinfektan juga perlu dilakukan oleh masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 di tempat umum maupun di titik-titik lainnya. Saat ini, penyemprotan desinfektan di kalangan masyarakat juga sudah jarang dilakukan.
“Tempat-tempat tertentu bisa jadi masih diperlukan untuk penyemprotan desinfektan. Untuk yang rutin sebaiknya juga dilakukan secara mandiri,” tambahnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
