fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Jenis Belimbing yang Ada di Pasaran

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Pohon ini tidak memerlukan banyak sinar matahari seperti pohon tropis lain pada umumnya. Sehingga keberadaannya sendiri memang cukup melimpah. Belimbing sendiri memiliki puluhan varietas yang tersebar di berbagai negara. Anda penggemar buah yang satu ini, Anda mesti tahu jenis belimbing yang ada. Simak ulasannya berikut ini ya!

Belimbing Demak

Belimbing Demak adalah salah satu jenis Belimbing yang menjadi primadona karena rasanya yang enak. Sama seperti namanya buah ini berasal dari kota Demak. Belimbing Demak memiliki ukurannya besar dan daging yang cukup banyak. Rasanya sendiri cenderung sangat manis. Dengan kandungan air yang cukup banyak. Buah ini memang sangat menyegarkan. Belimbing Demak sendiri memiliki tiga varietas yang terdiri dari Belimbing Demak kunir, Demak jinggo, dan Demak kapur. Ketiganya sendiri memiliki tekstur serta rasa yang berbeda. Kandungan gizi yang terdapat di dalamnya cukup kaya. Mulai dari karbohidrat, gula, serat, protein, asam pantotenat, folat, vitamin C, fosfor, kalsium, seng dan lainnya.

Belimbing Wulan

Jenis Belimbing lain yang juga banyak disukai masyarakat Indonesia adalah Belimbing Wulan. Belimbing wulan merupakan hasil persilangan dari dua varietas yaitu Demak jinggo dan Demak kunir. Buahnya sendiri memiliki ukuran lebih besar dari induk persilangannya. Dagingnya sendiri kaya akan kandungan air dan memiliki rasa manis. Belimbing Wulan memiliki tekstur daging buah yang tebal berwarna kemerahan. Buahnya tak memiliki serat. Ukuran buahnya bisa mencapai 16 cm dengan diameter 10 cm. Pohonnya sendiri bisa dipanen tiga kali dalam setahun. Nama Wulan sendiri merupakan nama dari anak yang menyilangkan kedua jenis Belimbing.

Belimbing Dewi

Belimbing dewi adalah salah satu varietas yang memiliki ukuran besar. Buahnya sendiri memiliki warna kuning kemerahan dengan daging padat dan memiliki kandungan air lebih banyak dari jenis Belimbing lain yang ada di Indonesia. Belimbing Dewi sendiri memiliki ketahanan pada cuaca setelah dipanen dari pohonnya. Karena kualitasnya yang cukup baik. Belimbing Dewi sendiri sangat cocok bila dijadikan komoditas ekspor. Buahnya sendiri memiliki rasa yang manis dan lezat. Selain dikonsumsi langsung, buah ini juga sering dimanfaatkan sebagai jus serta bahan tambahan untuk membuat dodol.

Belimbing Paris

Belimbing Paris merupakan hasil silangan dari belimbing demak kapur dan demak kunir. Belimbing jenis ini memiliki daging yang manis, berserat halus, dan sedikit mengandung air. Belimbing ini memiliki warna kuning kemerahan. Belimbing Paris sendiri termasuk dalam jenis pohon yang membutuhkan waktu pendek untuk proses kematangannya. Buahnya sendiri berukuran sekitar 10 cm dengan diameter 7 cm. Buahnya matang dan bisa langsung dipetik ketika berumur 60 hari. Belimbing Paris banyak dibudidayakan di daerah Bogor.

Belimbing Sembiring

Salah satu varietas Belimbing yang berhasil dibudidayakan selanjutnya bernama Belimbing Sembiring. Seperti namanya buah ini memang telah dikembangkan oleh warga Medan, Sembiring. Varietas ini termasuk ke dalam tanaman berbuah lebat yang bisa menghasilkan sekitar 300 buah sekali panen. Buahnya berwarna kuning menyala dengan daging yang gemuk dan memiliki rasa yang manis. Ukurannya sendiri cukup besar dan panjang bisa mencapai 15 cm dengan diameter 10 cm. Waktu panen terbaik dari buah ini ketika permulaan musim hujan. Untuk membudidayakan buah ini bisa dilakukan dengan cara okulasi atau pembibitan dengan biji yang memerlukan proses cukup lama yaitu sekitar 6 Minggu sebelum mulai disemai.

Belimbing Bangkok

Belimbing Bangkok merupakan varietas lain yang memiliki banyak penggemar. Belimbing Bangkok memiliki warna kemerahan dengan tekstur daging yang sedikit keras. Belimbing Bangkok sendiri bisa mencapai ukuran panjang 15 sampai 20 cm. Belimbing jenis ini memiliki kadar air yang cukup tinggi yaitu sekitar 80%. Buahnya sendiri memiliki rasa manis yang sangat lezat. Pohon Belimbing Bangkok mulai berbuah sekitar 1-2 tahun setelah pembibitan. Sama seperti jenis Belimbing lainnya, pohon jenis bisa dipanen sekitar 3-4 kali dalam setahun.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler