Pariwisata
5 Obyek Wisata Religi yang Perlu Dikunjungi Saat Berada di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar.com)- Berbicara mengenai pariwisata di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Mulai dari wisata pantai, air terjun, goa dan wisata buatan lainnya.
Yang menarik di daerah ini ada juga obyek wisata religi yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Tempat wisata religi ini berupa makam, tempat ibadah, petilasan, hingga situs bersejarah lainnya.
Berikut ini daftar wisata religi yang kaya akan nilai budaya dan spiritualnya. Tak hanya itu, keindahan alam di tempat tersebut juga memanjakan mata sehingga menambah ketenangan bagi pengunjungnya. Diantaranya :
1. Gua Maria Tritis
Gua Maria Perantara Wahyu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gua Maria Tritis terletak di Padukuhan Bulu, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul. Tempat ini merupakan salah satu tempat suci bagi umat Katolik untuk berdoa dan merenungkan diri. Meski demikian, banyak umat dari agama lain yang juga sering berkunjung ke sini.
Di dalam gua dilengkapi dengan beberapa ornamen salib, patung Bunda Maria dan lain sebagainya. Umat Katolik sering menggunakan tempat ini untuk beribadah, ziarah, dan menggelar misa pada momen tertentu.
Masuk kedalam gua, pengunjung akan disuguhkan dengan keindahan gua karst lengkap dengan stalaktit dan stalakmit yang terbentuk secara alami. Di beberapa titik, tetesan air masih mengalir yang kemudian ditampung dalam sebuah wadah tertentu. Biasanya umat katolik mengambilnya untuk minum dan dibawa pulang.
2. Petilasan Kembang Lampir
Petilasan Kembang Lampir berada di padukuhan Blimbing, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang. Tempat ini merupakan tempat sakral peninggalan Kerajaan Mataram yang dulunya digunakan oleh Ki Ageng Pemanahan untuk bertapa.
Di momen tertentu pihak Keraton atau abdi dalem melakukan kegiatan khusus di Petilasan Kembang Lampir. Tempat ini juga sering dikunjungi oleh sejumlah orang yang ingin menenangkan diri (bertapa) atau memiliki hajat.
Tempat ini tak hanya sarat akan nilai sejarah dan budaya. Namun ada banyak hal yang bisa kalian pelajari dan dapatkan saat berkunjung ke sini. Termasuk ketenangan, sebab di tempat ini dipenuhi pepohonan yang rindang dan menyejukkan.
3. Pasarean Ki Ageng Giring III
Pasarean Ki Ageng Giring III yang berada di Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan. Tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata religi di Gunungkidul yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar daerah.
Tak sedikit tokoh ternama dan para pejabat dari berbagai daerah yang sering berkunjung kesini untuk memanjatkan doa serta keinginan mereka. Jika penasaran mengenai sejarah Ki Ageng Giring III dapat berkunjung kesini dan bertemu dengan juru kuncinya.
4. Gunung Gambar
Petilasan Gunung Gambar berada di Padukuhan Gunung Gambar, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Sekitar abad ke 18 Gunung Gambar menjadi lokasi pertapaan seorang Pangeran dari Keraton Surakarta.
Di tempat ini, terdapat Petilasan tempat Moksanya Ki Gadingmas, anak Prabu Brawijaya V yang menjadi leluhur masyarakat Ngawen.
Sampai dengan sekarang ini petilasan Gunung Gambar selalu dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat termasuk tokoh pejabat untuk bertapa.
5. Masjid Tiban
Yang terakhir, wisata religi di Gunungkidul yang sebaiknya dikunjungi selanjutnya, yaitu Masjid Tiban yang berada di Padukuhan Gambarsari, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen. Dinamakan Masjid Tiban karena warga meyakini jika masjid berukuran kecil terbuat dari kayu dan beratapkan ilalang ini ada di situ secara tiba-tiba.
Masjid Tiban sendiri memiliki ukuran sekitar 4X4 meter dengan dinding berupa anyaman bambu atau gedek. Di depan masjid terdapat tempat wudhu atau padasan yang sudah ada sejak masjid ini berdiri. Selain pembangunannya yang tidak diketahui, cerita lain yang berkembang pada Masjid Tiban ini yaitu dulunya ada orang asing yang mengambil padasan atau gentong wudhu.
Namun keesokan harinya, padasan ini sudah kembali ke tempat semula. penasaran dengan cerita dan sejarahnya ? Jangan lupa berkunjung ke Masjid Tiban dan beribadahlah di tempat ini ya.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
