Pemerintahan
Dua Proyek Pembangunan Terancam Molor, Dinas Minta Kontraktor Tambah Tenaga Tukang Hingga Lembur
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Dua proyek pembangunanyang digagas oleh pmerintah dengan nilaanggaran mencapai miliaran rupiah ditargetkan rampun pada akhir tahun 2019 ini. Namun hingga pertengahan Desember, dua proyek pembangunan gedung tersebut belumlah secrara keseluruhan jadi, bahkan diketahui jauh dari target pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah. Sejumlah evaluasi telah dilakukanoelh pemerintah terhadap pekerja mupun kontraktor yang menangani proyek tersebut.
Kedua proyek tersebut ialah RS Pratama Bedoyo, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong dan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Desa Siraman, Kecamatan Wonosari. Masing-masing proyek menghabiskan anggaran yang cukup fantastis.
Kasubag Administrasi dan Pembangunan Setda Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, pihaknya tengah melakukan fokus dua titik pembangunan tersebut karena dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. Pihaknya saat ini terus melalukan momitoring dan evaluasi secara intensif terhadap dua pekerjaan tersebut.
“Rekomendasi yang sudah diberikan sementara ini penambahan tenaga kerja, optimalisasi lembur, penyelesaian penyediaan barang pabrikasi dan tetap menjaga kualitas pekerjaan,” ungkap Eko saat dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (19/12/2019) siang.
Lebih lanjut ia mengatakan, kedua pekerjaan tersebut digarap oleh kontraktor CV Dana Dyaksa. Adapun nilai proyek sendiri untuk RS Pratama Bedoyo lebih dari Rp.4,8 Miliar sedangkan untuk kantor BPBD DIY mencapai lebih dari 3,1 Miliar.

“Progres untuk pekerjaan pembangunan BPBD tahap 1 minggu ke-15 periode 9 hingga 15 Desember 2019 mencapai 44,23% padahal target sendiri harus selesai 27 Desember,” imbuh Eko.
Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gunungkidul, Agus Subaryanto mengatakan, proses pekerjaan pembangunan untuk RS Pratama Bedoyo saat ini baru mencapai 60%. Sementara target pembangunan sendiri harus selesai pada 29 Desember.
“Dua paket pembangunan tersebut berpotensi dan dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu, tetapi ini selalu kita monitoring secara ketat tentang progress hariannya,” jelas Agus.
Senin kemarin dari dinas telah mengundang kontraktor CV Dana Dyaksa untuk dimintai keterangan terkait progres dua proyek yang bernilai milyaran tersebut. Pihaknya saat ini minta upaya percepatan dan penyusunan tambah kurang pekerjaan segera difinalkan.
“Sehingga nantinya akan kelihatan yang belum dilaksanakan,” kata dia.
Sejumlah kendala menurutnya tengah dialami oleh pihak kontraktor. Ia menyebut, kinerja penyedia di samping saat awal penentuan benchmarking atau titik ikat awal yang mundur karena harus diselaraskan dengan masterplan perkantoran baru di Siraman menjadi salah satu kendala prediksi mundurnya pembangunan gedung BPBD.
“Ini menjadi penting krn gedung ini dibangun pertama kali di area tersebut,” ucap Agus.
Menurutnya, jika nantinya kedua fasilitas umum tersebut tidak selesai tepat waktu, denda pun mengancam perusahan kontraktor asal Sleman tersebut. Nilai dendanya pun bisa dibilang cukup fantastis.
“untuk dendanya 1/1000 dari nilai kontrak sblm PPN,” tandasnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
