Pemerintahan
Ketersediaan Blangko KTP El Minim, Dinas Telah Keluarkan Ribuan Surat Keterangan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Minimnya ketersediaan blangko E-KTP sudah terjadi sejak akhir bulan Mei 2019 lalu. Atas kondisi ini, warga yang hendak membuat dokumen kependudukan ini hanya dibekali dengan surat keterangan sebagai pengganti E-KTP untuk sementara waktu sebelum bisa dicetak. Tercatat hingga sekarang, sudah ribuan suket yang telah dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengungkapkan, ada sedikitnya 9.917 lembar surat keterangan e-KTP yang telah dikeluarkan oleh Dukcapil Gunungkidul. Jumlah ini sendiri terus bertambah setiap harinya mengingat untuk pemohon E-KTP terus berdatangan.
“Suket berfungsi sebagai pengganti E-KTP selama blangko belum tersedia. Untuk fungsinya sama,” ucap Markus Tri Munarja, Jumat (20/12/2019).
Lebih lanjut ia memaparkan, jumlah ini ada sedikit penurunan dibandingkan dengan sebelumnya yang mencapai belasan ribu. Ketersediaan blangko yang didistribusikan oleh pemerintah memang tergolong minim. Beberapa waktu lalu misalnya, Gunungkidul mendapatkan 1.000 keping blangko dari Biro Pemerintahan DIY. Blangko yang ada ini kemudian digunakan untuk pencetakan KTP-El untuk masyarakat yang sekiranya mendesak dan antrian terdahulu.
“Meski seribu keping kan belum memenuhi. Karena kebutuhan kan banyak sampai 9 ribu lebih. Pencetakan kami prioritaskan yang mendesak,” tambahnya.

Berdasarkan data yang ada, hingga saat ini ada 604.434 penduduk Gunungkidul yang telah melakukan perekaman data pada KTP elektronik. Perekaman sendiri juga terus digencarkan oleh dinas. Saat ini, terutama yang disasar adalah mereka yang baru masuk di usia 17 tahun.
Meski ketersediaan blangko sangat minim dan tunggakan pencetakan hingga ribuan, dari dinas sendiri berprinsip pelayanan tetap berjalan. Karena KTP ini merupakan sebuah dokumen kependudukan yang sangat penting.
“Diupayakan terlayani dengan baik. Nantinya jika distribusi blangko sudah sesuai tentu pencetakan akan normal. Mereka yang masih memegang suket bisa ditukarkan nantinya. Untuk suket sendiri 6 bulan jangka waktunya dan bisa diperpanjang,” tutupnya.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
