Peristiwa
Ombak Besar Menerjang, Wisawatan Wanita Tenggelam di Pantai Baron
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wajah baru serta keindahan Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari membuat salah seorang wisatawan terlena. Bahkan Siti Maqiyah (20) warga Sempat 1, Ngampel Gento, Magelang nyaris harus kehilangan nyawanya. Ia sempat terseret arus usai tergulung ombak pada Minggu (12/08/2018) petang tadi.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, pada Minggu siang, korban bersama rombongan datang ke area pantai. Ia pun kemudian bermain air di perairan Pantai Baron. Sekitar pukul 15.00 WIB, datang ombak besar menerjang dirinya.
Seketika, dirinya terseret arus laut hingga ke tengah. Teman serta wisatawan lain yang mengetahui kejadian tersebut berteriak meminta pertolongan.
Beruntung, petugas SAR yang berjaga tak jauh dari lokasi mendengar permintaan tolong tersebut. Petugas SAR kemudian terjun ke laut untuk menyelamatkan Siti.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II, Surisdiyanto mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 10 personel untuk menyelamatkan korban. Berkat gerak cepat tersebut, korban berhasil diselamatkan meski dalam kondisi lemas dan pingsan.

Untuk mempercepat proses evakuasi, korban kemudian ditandu dan dibawa menuju pos SAR.
"Diduga korban terlalu banyak minum air. Kita kemudian membawanya ke Pos SAR untuk kita berikan penanganan," ujar Suris.
Tak selang beberapa lama, korban akhirnya berhasil sadarkan diri.
“Tidak sampai ada luka serius, korban hanya mengalami shock saja,” tutur Suris.
Dituturkan Surisdiyanto, saat ini gelombang pasang telah berlalu. Berdasarkan pantauan pihaknya, gelombang pantai selatan dalam kondisi aman. Adanya gelombang besar yang menerjang korban sendiri diungkapkannya merupakan arus pasang surut yang biasa terjadi.
Saat ini, kawasan pantai selatan sendiri telah ramai dikunjungi oleh wisatawan.
“Kita terus menghimbau kepada wisatawan untuk terus waspada dan memperhatikan anjuran dari petugas di lapangan. Jangan bermain air terlalu ke tengah karena ombak besar bisa datang sewaktu-waktu,” urainya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
