Pemerintahan
Dapat Kucuran Anggaran Pemerintah Pusat, Pembangunan Pasar Munggi Dilanjutkan Tahun Ini
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan Pasar Munggi yang berada di Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu masih akan berlanjut pada tahun 2022. Pemerintah melalui Dinas Perdagangan mendapatkan kucuran dana Tugas Pembantu sebesar 2,8 miliar rupiah untuk kembali melakukan pembangunan pada pasar rakyat tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengungkapkan, pembangunan tahap lanjutan untuk Pasar Munggi akan langsung dilaksanakan. Proses pembangunan sendiri menjadi salah satu prioritas pihaknya lantaran masih banyak pedagang di pasar tersebut yang belum memiliki kios ataupun los. Sehingga dalam aktivitas transaksi setiap pasaran atau setiap pagi, banyak yang berada di pinggir jalan.
Hal ini tentunya akan sangat membahayakan, mengingat saat hari pasaran (Kliwon), aktivitas di pasar ini sangat ramai. Selain berbahaya bagi masyarakat dan pedagang, juga membuat arus lalu lintas macet. Maka dari itu pemerintah sejak beberapa tahun terakhir ini melakukan pembangunan gedung baru.
“Rencananya dibangun sekitar 100 lebih los di Pasar Munggi,” papar Kelik Yuniantoro, Kamis (13/01/2022).
Ia menjelaskan, beberapa tahun silam pemerintah mengucurkan dana miliaran rupiah untuk pembangunan Pasar Munggi di sisi utara terminal Semanu dengan kios menghadap ke sisi timur dan utara. Namun dalam pembangunan tersebut masih hanya di bagian luar saja, sementara di bagian tengah, masih lahan kosong. Maka dari itu, untuk mengakomodir para pedagang tahun ini kembali dibangun.
“Kita dapat dana Tugas Pembantu sebesar 2,8 miliar rupiah untuk pembangunan Pasar Munggi,” ucap dia.
Berkaitan dengan prosesnya sendiri, dari pemerintah kabupaten Gunungkidul saat ini masih menunggu dari pemerintah pusat. Jika nantinya sudah ada informasi mengenai transfer dana, maka tahapan mulai dari lelang hingga eksekusi bangunan akan segera dilakukan.
“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut lagi dari pemerintah pusat berkaitan bulan kapan realisasinya,” imbuh Kelik.
Sebagai informasi, tahun 2020 lalu pemerintah melakukan pembangunan pasar Munggi dengan anggaran miliaran rupiah, pada saat itu estimasi anggaran yang dibutuhkan sampai selesai secara keseluruhan sebesar 7,4 miliar rupiah.
Dengan pembangunan yang dilakukan diharapkan pasar tradisional tetap ada aktivitasnya dan masyarakat lebih nyaman untuk berkunjung ke pasar. Geliat perekonomian pun juga tumbuh dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
