event
Grebeg UMKM DIY 2024 akan Hadirkan Kembali Jogja Fashion Trend
Jogja,(pidjar.com)–Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPWBI) DIY kembali menyelenggarakan kegiatan Grebeg UMKM 2024. Hal itu sebagai wujud kontribusi nyata pengembangan ekonomi kreatif di DIY. Grebeg UMKM DIY tahun ini akan disinergikan dengan harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia/Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI/BBWI). Dalam Grebeg UMKM kali ini kembali menghadirkan Jogja Fashion Trend (JFT). Mengingat Yogya sebagai pintu gerbang fashion etnik.
Deputi Kepala Perwakilan BI DIY, Hermanto mengatakan, Grebeg UMKM DIY ini sebagai salah satu perwujudan kontribusi dalam mengimplementasikan bauran kebijakan utama Bank Indonesia di daerah secara terintegrasi yang berbasis stability, growth, dan inclusion.
“KPWBI DIY juga bekerjasama dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Jogja dalam pelaksanaan Jogja Fashion Trend sebagai bagian dari rangkaian Grebeg UMKM DIY. Kegiatan akan diselenggarakan pada 7-11 Agustus 2024 di Pakuwon Mall Yogya. Kali ini membawa tema Gumaton yaitu digital, hiju, mendunia, sustainable, Inovatif dan inklusif,”ujar Hermanto dalam sambutannya pada acara Soft Launching Grebeg UMKM DIY 2024 di Gedung Heritage Bank Indonesia DIY, Yogyakarta, Senin (08/06).
Kegiatan tersebut bertjuan mendorong roda ekonomi umkm mendunia dan go ekspor. Dan meningkatkan kunjungan pariwisata manca dan domestik ke DIY setelah covid yang mengalami penurunan.
“Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata, seperti pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, penguatan sektor prioritas, pengembangan ekonomi keuangan yang inklusif dan hijau, serta perluasan ekonomi dan keuangan digital,”ungkapnya.
Ketua Harian Dekranasda DIY, GKBRAA Paku Alam dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Grebeg UMKM DIY ini perlu kolaborasi dan dukungan bersama untuk mencapai tujuan pertumbuhan perekonomian yang kuat. Serta dapat mewujudkan kemandirian ekonomi DIY khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
“Grebeg UMKM merupakan event DIY untuk nasional. Di tahun ke 8 semoga bisa selalu mejadi kebanggaan masyarakat dalam produk UMKM bahkan pariwisata. Karena Yogya memiliki sesuatu yang khas. Kegiatan Grebeg UMKM DIY ini diharapkan menjadi akselerasi untuk mendorong masyarakat menggunakan produk dalam negeri. Serta meningkatkan minat antusias masyarakat untuk berwisata dalam negeri, khususnya di wilayah DIY,“ ungkap Gusti Putri.

Project Director JFT 2024, Philip Iswardono menuturkan pihaknya ingin masyarakat punya wawasan yang baru dalam kemasan JFT.
“Kita menghadirkan case desainer yang sudah tentu dari Singapura Kuala Lumpur, dan India masih running. Tahun 2023 JFT menyajikan 131 karya fashion designer. Tahun ini targetnya melebihi tahun sebelumnya. Saat ini yang sudah mendaftar 102, masih ada waktu untuk para teman-teman designer mendaftar.
Asmat Pro dipercaya menangani show management Jogja Fashion Trend 2024. Nyuci Dwijo Susilo MPd, Direktur Asmat Pro, mengaku siap menggarap event maksimal.
“Kami menyiapkan segala sesuatunya secara maksimal. Karena hal ini melibatkan banyak aspek hingga sipil,”ujar Nyudi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
