Connect with us

event

Maju Cawabup Gunungkidul, Mahmud Ardi Widanta Mulai Eksis Jajaki Warga

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Nama Mahmud Ardi Widanta bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Gunungkidul nampaknya sudah tidak asing lagi. Tahun 2020 lalu ia maju menjadi calon Bupati Gunungkidul berpasangan dengan mantan Rektor UNY. Kemudian di tahun 2024 ini, putra bendahara umum DPP PAN ini kembali mendapat mandat untuk maju di Pilkada Gunungkidul.

Sejak beberapa waktu lalu, Ardi sapaan akrabnya telah bergerilya turun mendekati masyarakat. Memang dirinya belum mendapatkan pasangan siapa yang akan menjadi bakal calon bupati yang ia dampingi, akan tetapi semangatnya untuk turun gunung sudah sejak beberapa waktu lalu nampak. Ia aktif di beberapa kegiatan yang ia gagas bersama partai PAN Gunungkidul.

Kendati belum ada kepastian bakal berpasangan dengan siapa karena memang PAN tidak bisa mengusung calon sendiri, namun Ardi terus bergerilya mendekati masyarakat. Berkolaborasi dengan politisi PAN, Ardi menggelar berbagai kegiatan berkaitan dengan peningkatan kapasitas masyarakat.

Berita Lainnya  Film Pendek Laila, Sebarkan Pesan Anti Pernikahan Anak ke Berbagai Negara

Sabtu (13/07/2024) pagi tadi, ia mrngadakan sebuah acara bersama dengan para penggerak Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) untuk mengikuti peningkatan kapasitas dengan menghadirkan pembicara pakar BUMKal yang telah mendapat penghargaan dari Kementrian Desa dan Daerah Tertinggal, Wahyudi Anggoro Hadi dari Kalurahan Panggungharjo Sewon Bantul.

Berdasarkan data yang ia peroleh, hampir seluruh kalurahan di Gunungkidul memiliki Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) namun secara keseluruhan baru ada beberapa saja yang telah maju dan eksis. Keberhasilannya diakui oleh berbagai pihak dan menjadi percontohan, namun tak sedikit yang masih merintis untuk berkembang dan maju.

Menurutnya, terdapat tantangan tersendiri dalam pengembangan dan perkembangan BUMKal ke depan. BUMKal menurutnya perlu diperjuangkan karena membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Namun demikian saat ini memang masih banyak kelemahan dari sisi BUMKal sendiri untuk menggeliat.

“Di lapangan sendiri masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki. Salah satunya adalah pekilihan bidang usaha, jika dalam penentuan dan perencanaannya tidak matang tentu berpengaruh pada kemajuannya kedepan,” jelas Mahmud Ardi Widanta.

Berita Lainnya  Catat Tanggalnya! INOVOKASIA 2024 Sekolah Vokasi dan UGM Siap Digelar

Selain itu, sumber daya manusia yang menangani atau mengampu, keterampilan serta penyertaan modal juga sangatlah berpengaruhm tak sedikit meski konsep dan bidang usaha yang diusung begitu prospektif namun jika SDM tidak mumpuni tentu tidak akan berkembang maju.

“Sampai hari ini ada yang tidak bisa maju karena di dalam pengambilan pilihan lini usaha itu salah. Oleh karena itu perlu ada pendampingan dan pelatihan untuk mereka,” kata dia.

Menurutnya, salah satu sektor atau bidang yang masih sangat seksi untuk dikembangkan di Gunungkidul adalah bidang pariwisata serta UMKM. Salah satunya dengan

memaksimalkan Potensi di Gunungkidul yang masih terbuka.

“Selain itu juga ada sektor pertanian, perikanan dan peternakan yang jika digarap dengan sungguh-sungguh maka kemiskinan akan banyak berkurang,” imbuh dia.

Berita Lainnya  Penumpang Daop 6 Masih Tinggi, Tiket Arah Jakarta dan Surabaya Masih Cukup Tersedia

Sementara itu,  Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin mengatakan belum sepenuhnya BUMKal di Gunungkidul bergeliat maju, tak sedikit yang hanya jalan ditempat tak ada perkembangan kearah yang lebih maju dalam mensejahterakan serta memberdayakan masyarakatnya. Membaca kondisi ini fraksi PAN bersama calon wakil bupati Mahmud Ardi Widanta ingin seluruh BUMKal berdaya guna dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Kelurahan. (PAKal).

“Jika pendapatan kalurahan meningkat maka kesejahteraan masyarakat meningkat. Kita Bakal berkolaborasi berkemajuan,” tambahnya.

Salah satu pegiat BUMKal di Bantul,  Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan peran BUMKal sangat strategis namun belum banyak yang bisa memaksimalkan perannya. Perkembangan BUMKal harus terus dilakukan untuk menuju kearah yang lebih maju. Dirinya mengapresiasi langkah Mahmud Ardi Widanta bersama partai PAN yang memperhatikan bidang tersebut.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler