Peristiwa
Ratusan Personil Disiagakan, Polres Gunungkidul Siapkan 6 Pospam dan 1 Pos Pelayanan Jelang Operasi Ketupat 2026
Wonosari,(pidjar.com)–Polres Gunungkidul mulai melakukan berbagai persiapan menjelang arus mudik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat. Sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta keamanan masyarakat yang melintas di wilayah Gunungkidul.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Priyo Tri Handoyo mengatakan pihaknya bersama Kapolres dan Kabag Ops telah meninjau langsung beberapa lokasi yang akan dijadikan pos pengamanan dan pos pelayanan.
“Untuk menyambut arus mudik Lebaran, Polres Gunungkidul menyiapkan enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan,” ujar AKP Priyo Tri Handoyo.
Ia menjelaskan, pos pelayanan akan ditempatkan di kawasan Siono, tepatnya di Bundaran Tobong. Sedangkan enam pos pengamanan berada di sejumlah titik strategis, yakni Hargodumilah, Trowono Paliyan, Simpang Baron, Pantai Ndrini, perbatasan Rest Area Girisubo, serta Terminal Dhaksinarga Wonosari.
Menurutnya, setiap pos memiliki tugas pengamanan sesuai potensi kerawanan wilayah, baik terkait lalu lintas maupun keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pengamanan ini tidak hanya fokus pada lalu lintas, tetapi juga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus mudik berlangsung,” jelasnya.
AKP Priyo menambahkan, jalur nasional dari perbatasan Bantul di kawasan Hargodumilah hingga menuju perbatasan Jawa Tengah di Wonogiri diprediksi menjadi lintasan utama pemudik menuju Gunungkidul.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengantisipasi jalur alternatif dari arah tol Klaten melalui Jogonalan menuju Gunungkidul lewat Semin maupun Ngawen.Namun demikian, beberapa jalur memerlukan perhatian khusus, salah satunya jalur Tancep menuju wilayah Ngawen yang memiliki tanjakan curam dan banyak tikungan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kominfo agar jalur Tancep sementara tidak muncul di aplikasi peta digital karena jalurnya cukup ekstrem,” terangnya.
Selain itu, jalur Clongop di wilayah Gedangsari juga masih menjadi perhatian karena sebelumnya terdampak longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi. Jika hujan kembali terjadi, jalur tersebut akan ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa mengatakan, operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari kedepan. Dimulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Di Gunungkidul sebanyak 728 personel gabungan akan diterjunkan ke lapangan.
“Tim gabungan ini terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satlinmas Rescue Istimewa, Pramuka, Dinas Kesehatan dan relawan-relawan dari berbagai organisasi,” ucapnya.
Pihak kepolisian menghimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas, Para pengendara, khususnya roda dua, diwajibkan menggunakan helm dan memastikan kelengkapan serta kondisi fisik kendaraan dalam keadaan aman sebelum memulai perjalanan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
