Connect with us

Peristiwa

Standar Kesehatan Jadi Sorotan, Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul Ditutup

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)– Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menutup puluhan dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gunungkidul. Adapun penutupan yang bersifat sementara ini meliputi puluhan dapur yang tersebar secara merata di belasan kapanewon di Gunungkidul. Penutupan operasional ini dilakukan sebagai tindak lanjut pelaksanaan Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026 yang mengharuskan setiap dapur memenuhi standar kesehatan, sanitasi, serta kelengkapan fasilitas pendukung.

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Alfian Yudha Praniawan, membenarkan adanya surat pemberhentian operasional sementara terhadap sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Gunungkidul.

“Benar, ada surat pemberhentian operasional sementara untuk puluhan dapur SPPG. Namun terkait jumlah total yang dihentikan di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul, saat ini masih kami pastikan kembali kevalidan datanya,” kata Alfian, Kamis, (12/03/2026).

Ia menjelaskan, penghentian sementara operasional dilakukan karena beberapa dapur belum memenuhi persyaratan utama. Seperti belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan setempat. Selain itu, sebagian dapur juga belum dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menjadi syarat penting dalam pengelolaan dapur skala besar.

Berita Lainnya  Ditinggal Pergi ke Ladang, Warung Bakmi Kebakaran

Menurutnya, standar tersebut wajib dipenuhi agar makanan yang diproduksi benar-benar aman dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat program.

“Program ini menyangkut kesehatan masyarakat, sehingga aspek kebersihan, sanitasi, dan tata kelola dapur harus dipastikan sesuai standar. Karena itu, dapur yang belum memenuhi persyaratan diminta untuk melengkapi terlebih dahulu sebelum kembali beroperasi,” jelasnya.

Lebih lanjut Alfian menambahkan, selain aspek sanitasi dan pengolahan limbah, dalam petunjuk teknis juga diatur mengenai fasilitas tempat tinggal bagi sejumlah personel pengawas di dapur SPPG. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi Kepala SPPG, Pengawas Gizi, serta Pengawas Keuangan.

“Dalam ketentuan yang ada, juga harus tersedia tempat tinggal untuk Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan. Hal ini bertujuan agar pengawasan terhadap operasional dapur dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penghentian operasional ini bersifat sementara dan bukan berarti program dihentikan secara permanen. Pihak pengelola dapur masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Berita Lainnya  Hendak Pulang dari Karaoke, Seorang Pria Paruh Baya Jadi Korban Pemukulan Orang Tak Dikenal

“SPPG yang saat ini dihentikan sementara tetap bisa mengajukan permohonan pencabutan pemberhentian operasional setelah semua persyaratan dipenuhi. Misalnya dengan mendaftarkan SLHS ke Dinas Kesehatan setempat dan membangun IPAL sesuai ketentuan,” terangnya.

Setelah persyaratan tersebut dipenuhi, pengelola dapur diwajibkan melampirkan bukti pendaftaran SLHS dari Dinas Kesehatan kepada Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional sebagai bahan evaluasi.

“Jika seluruh persyaratan sudah terpenuhi dan administrasinya lengkap, maka operasional dapur bisa diajukan kembali untuk dibuka,” tambahnya.

Sementara itu, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti dapur SPPG yang terdampak penghentian operasional sementara di Kabupaten Gunungkidul. Verifikasi dilakukan agar kebijakan penataan program dapat berjalan tepat sasaran tanpa mengganggu keberlanjutan program makan bergizi bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Aktifitas Pengintaian Densus 88 Terhadap Mar, Dari Nongkrong Tengah Malam Hingga Tidur di Ladang

“Data sementara memang ada puluhan, ini sedang dilakukan proses pendataan,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler