Uncategorized
Belasan Anak dan Remaja Gunungkidul Terpapar HIV, Pergaulan Bebas Jadi Salah Satu Faktor
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mencatat ada 13 anak dan remaja usia 0–19 tahun warga Gunungkidul yang terpapar HIV. Penanganan agar penderita HIV tetap mengkonsumsi obat terus dilakukan oleh pemerintah.
Kepala Seksi Pencegahan dan Penanganan Penyakit Menular dan Zoonosis Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Yuyun Ika Pratiwi, mengatakan hingga akhir Juli 2026 telah ditemukan 26 kasus HIV dan 10 kasus AIDS di wilayah Gunungkidul.
“Saat ini tercatat ada kelompok usia 0 hingga 19 tahun yang menderita penyakit menular ini sebanyak 13 kasus. Ini menjadi perhatian kami karena menunjukkan adanya kecenderungan kasus pada kelompok usia muda,” ujar Yuyun, Jumat (31/7/2026).
Lebih lanjut Yuyun mengungkapkan, hingga pertengahan 2026 ini tercatat adanya temuan 26 kasus HIV dan 10 kasus Aids. Sedangkan hingga Mei 2026 tercatat 372 Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kabupaten Gunungkidul menjalani terapi Antiretroviral (ARV) secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Wanda Abrar mengatakan, faktor remaja Gunungkidul terkena penyakit ini pun beragam. Namun memang paling banyak karena pergaulan bebas yang marak terjadi.

“Pergaulan bebas menjadi salah satu faktornya,” ucapnya.
Dinas menekankan pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan untuk mencegah perkembangan penyakit dan penularan lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono mengatakan, pemerintah daerah terus memperkuat berbagai program pencegahan HIV/AIDS, mulai dari peningkatan kapasitas petugas konselor, edukasi masyarakat, hingga deteksi dini pada kelompok berisiko.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mewajibkan pasangan calon pengantin menjalani pemeriksaan HIV melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebelum menikah.
“Pemeriksaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini sekaligus mencegah penularan HIV dalam lingkup keluarga,” kata Ismono.
Dinas Kesehatan juga memperkuat program HIV di 30 puskesmas di Kabupaten Gunungkidul melalui edukasi kepada kader kesehatan, kader PKK, remaja, dan masyarakat umum.
Menurut Ismono, upaya penanggulangan HIV tidak hanya berfokus pada penemuan kasus, tetapi juga memastikan ODHIV tetap menjalani pengobatan secara rutin. Pemantauan dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan untuk mencegah putus obat dan mengevaluasi efektivitas terapi melalui pemeriksaan viral load secara berkala.
Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peningkatan kepedulian sosial terhadap ODHIV. Edukasi kepada masyarakat dilakukan agar penderita tidak mengalami stigma dan diskriminasi.
“Dukungan dari keluarga dan lingkungan sangat penting agar ODHIV memiliki semangat menjalani pengobatan dan dapat hidup lebih sehat serta produktif,” tandasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
