fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Antisipasi Caleg Stres Pasca Coblosan, RSUD Wonosari Optimalkan Layanan Poli Kejiwaan

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari telah menyiapkan ruangan khusus sebagai penambahan ruang pemeriksaan dan rawat inap poli jiwa. Hal ini untuk mengantisipasi adanya lonjakan pengunjung poli jiwa usai tahun politik 2024 ini. Tidak menutup kemungkinan, pasca hari pencoblosan para calon legislatif yang kalah dalam kompetisi perebutan kursi anggota dewan bisa saja mengalami stres karena perolehan suara yang tak sesuai sehingga kalah dalam mendapatkan kursi dewan. Maka dari itu, untuk mengantisipasi hal-hal ini, RSUD Wonosari menyiapkan ruang rawat inap dan pengoptimalan layanan.

Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru Sulistyowati mengungkapkan, jika pihaknya telah siap dalam penanganan pasien yang mengalami kondisi stres setelah hari pencoblosan. Terdapat sebuah bangsal yang memang disiapkan untuk penanganan konsultasi kejiwaan usai pelaksaan demokrasi mendatang.

Berita Lainnya  Surat Edaran Turun, Seleksi Kompetensi Bidang CPNS Ditunda Pelaksanaannya

“Kami siapkan bangsal dengan beberapa ruangan, ada 6 kamar yang disediakan bila nantinya para caleg yang kalah ini membutuhkan konsultasi atau bahkan sampai perlu rawat inap,” kata dr. Heru Sulistyowati, saat peninjauan kesiapan bersama Bupati Gunungkidul.

Psikiater RSUD Wonosari, Ida Rochmawari mengatakan, potensi stres atau depresi memang cukup besar. Kemungkinan para calon legislatif mengalami guncangan kejiwaan akibat memikirkan kekalahan. Di poli jiwa, saat ini terdapat 2 dokter yang nantinya melakukan penanganan pada caleg. Kemudian ada juga psikolog klinis yang juga siap membantu penanganan.

“Stres pasca pemilu tentunya sangat wajar ya, itu merupakan sebuah reaksi atas apa yang terjadi. Caleg itu kan terbagi menjadi 3, ada yang sebenarnya tidak berniat (pemenuh kuota) dan ada yang diutus oleh partai untuk potensi stresnya ringan, ada yang memang niat nyaleg nah golongan ini yang potensinya besar,” ucap Ida.

Berita Lainnya  Proses Pendataan, Pedagang Pasar Akan Ikut Terima Vaksin Sinovac

Lebih lanjut ia mengatakan, pada reaksi ini tentunya bisa saja membahayakan diri sendiri atau orang lain. Untuk itu perlu dilakukan konsultasi dan penanganan. Pihaknya pun siap melakulan assesment kapanpun, kerahasiaan identitas pun juga dijaga betul.

“Kerahasiaannya pun terjamin,” ucap dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, kesiapan ini adalah bentuk perhatian dari Pemerintah untuk para caleg yang maju di Pemilu dan Bupati juga berharap semuanya sehat tanpa kendalah suatu apapun.

“Mudah mudahan tidak ada, kalaupun ada ini sudah kita siapkan, dan ini sudah kita siapkan 6 kamar. Untuk fasilitasnya lengkap,” jelas Bupati.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler