Pemerintahan
Antisipasi Caleg Stres Pasca Coblosan, RSUD Wonosari Optimalkan Layanan Poli Kejiwaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari telah menyiapkan ruangan khusus sebagai penambahan ruang pemeriksaan dan rawat inap poli jiwa. Hal ini untuk mengantisipasi adanya lonjakan pengunjung poli jiwa usai tahun politik 2024 ini. Tidak menutup kemungkinan, pasca hari pencoblosan para calon legislatif yang kalah dalam kompetisi perebutan kursi anggota dewan bisa saja mengalami stres karena perolehan suara yang tak sesuai sehingga kalah dalam mendapatkan kursi dewan. Maka dari itu, untuk mengantisipasi hal-hal ini, RSUD Wonosari menyiapkan ruang rawat inap dan pengoptimalan layanan.
Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru Sulistyowati mengungkapkan, jika pihaknya telah siap dalam penanganan pasien yang mengalami kondisi stres setelah hari pencoblosan. Terdapat sebuah bangsal yang memang disiapkan untuk penanganan konsultasi kejiwaan usai pelaksaan demokrasi mendatang.
“Kami siapkan bangsal dengan beberapa ruangan, ada 6 kamar yang disediakan bila nantinya para caleg yang kalah ini membutuhkan konsultasi atau bahkan sampai perlu rawat inap,” kata dr. Heru Sulistyowati, saat peninjauan kesiapan bersama Bupati Gunungkidul.
Psikiater RSUD Wonosari, Ida Rochmawari mengatakan, potensi stres atau depresi memang cukup besar. Kemungkinan para calon legislatif mengalami guncangan kejiwaan akibat memikirkan kekalahan. Di poli jiwa, saat ini terdapat 2 dokter yang nantinya melakukan penanganan pada caleg. Kemudian ada juga psikolog klinis yang juga siap membantu penanganan.
“Stres pasca pemilu tentunya sangat wajar ya, itu merupakan sebuah reaksi atas apa yang terjadi. Caleg itu kan terbagi menjadi 3, ada yang sebenarnya tidak berniat (pemenuh kuota) dan ada yang diutus oleh partai untuk potensi stresnya ringan, ada yang memang niat nyaleg nah golongan ini yang potensinya besar,” ucap Ida.
Lebih lanjut ia mengatakan, pada reaksi ini tentunya bisa saja membahayakan diri sendiri atau orang lain. Untuk itu perlu dilakukan konsultasi dan penanganan. Pihaknya pun siap melakulan assesment kapanpun, kerahasiaan identitas pun juga dijaga betul.
“Kerahasiaannya pun terjamin,” ucap dia.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, kesiapan ini adalah bentuk perhatian dari Pemerintah untuk para caleg yang maju di Pemilu dan Bupati juga berharap semuanya sehat tanpa kendalah suatu apapun.
“Mudah mudahan tidak ada, kalaupun ada ini sudah kita siapkan, dan ini sudah kita siapkan 6 kamar. Untuk fasilitasnya lengkap,” jelas Bupati.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
