Peristiwa
Bakar Sampah di Ladang Jati, Kakek Renta Tewas Terbakar
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nasib mengenaskan dialami oleh Mina Mantri (70) warga Padukuhan Jragum, Desa Ngeposari, Kecamatan Wonosari pada Sabtu (30/06/2018) siang tadi. Pria renta ini ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di sebuah ladang setempat. Diduga, korban terjatuh dan terbakar ketika berusaha mengendalikan api dari sampah dedaunan yang dibakarnya.
Mina sendiri ditemukan oleh sejumlah warga yang memang sejak beberapa saat mencarinya sekitar pukul 14.00 WIB. Korban dicari lantaran sejak pagi tak kunjung pulang usai berpamitan kepada keluarganya hendak berladang.
Keluarga korban sebelumnya dilanda kepanikan karena tak biasanya, hingga siang hari, Mina tak kunjung juga pulang. Keluarga lantas meminta bantuan tetangga-tetangganya untuk melakukan pencarian.
Penelusuran akhirnya membuahkan hasil sesampai di Alas Jalin yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya. Namun demikian, keluarga maupun warga kaget lantaran menemukan Mina dalam kondisi gosong. Korban sendiri ketika ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Segera dengan penemuan tersebut, warga lalu melapor ke Polsek Semanu yang segera datang bersama dengan petugas medis dari Puskesmas Semanu untuk mengevakuasi sekaligus juga memeriksa jenazah korban.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuadi membenarkan adanya warga Kecamatan Semanu yang tewas terbakar di ladang. Menurut Ahmad, dari hasil pemeriksaan polisi serta petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga, peristiwa tragis tersebut murni merupakan kecelakaan.
“Tidak kita temukan adanya penganiayaan atau kejanggalan lainnya,” kata Kapolres, Sabtu sore.
Ia melanjutkan, pada pagi harinya, korban sempat berpamitan hendak menengok ladang jati miliknya. Diduga, korban kemudian membersihkan dedaunan dan kemudian dikumpulkan untuk dibakar. Namun di luar dugaan, api kemudian membesar. Mina lalu berusaha untuk memadamkan api tersebut namun justru terjatuh. Akibatnya sangat fatal lantaran korban lalu terbakar api dari sampah dedaunan yang dibakarnya sendiri.
“Lokasi ladang tersebut memang cukup sepi sehingga tidak ada warga yang tahu dan kemudian memberikan pertolongan,” papar Ahmad.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
