fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Banyak Dukuh Dituntut Mundur Oleh Warganya, Pemerintah Optimalkan Pembinaan di Kalurahan

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Setahun terakhir banyak perangkat atau pamong kalurahan di Kabupaten Gunungkidul yang didemo oleh warga dan dituntut untuk lengser dari jabatannya. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk (DPMP2KB) Gunungkidul dalam setahun ini ada 6 pamong atau dukuh dan 1 lurah yang dituntut mundur oleh warganya.

Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintah Kalurahan, DPMP2KB Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, sejak awal tahun ini sudah ada aksi demo yang dilakukan oleh warga dimana para warga ini menuntut pamong (dukuh) mereka untuk turun dari jabatannya. Permasalahan yang melatarbelakangi aksi tersebut pun beragam. Mulai dari adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh dukuh tersebut dengan warganya, berkaitan dengan uang pembayaran pajak, dan pelecehan seksual yang dilakukan namun tidak menempuh jalur hukum.

Berita Lainnya  Pendanaan Difokuskan Untuk Underpass Terpanjang di NYIA, Proses Pembangunan Kelok 18 Kemungkinan Tertunda

“Kebetulan yang banyak di demo oleh warga adalah dukuh. Data di kami dari awal tahun sampai Desember ini ada 6 dukuh dan 1 lurah di Gunungkidul yang didemo dan dituntut mundur dari jabatannya,” kata Kriswantoro, Selasa (12/12/2023).

Berkaitan dengan kejadian ini, proses penyelesaian dilakukan koordinasi dengan lintas pemerintahan. Hasilnya dari 7 aksi demo di beberapa wilayah ini ada 3 dukuh yang dengan sendirinya mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan tuntutan warga. Kemudian ada 1 dukuh yang saat ini masih bisa bertugas sesuai dengan ketugasannya karena proses mediasi berhasil dan kondisi di wilayahnya juga kondusif.

“Untuk saat ini masih ada dua yang berproses. Jadi tidak seluruhnya berakhir pada pemberhentian,” jelas dia.
Dengan adanya permasalahan tersebut, pemerintah kabupaten Gunungkidul pun merasa prihatin. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah, mulai dari adanya pendampingan dan pembinaan bagi pamong kalurahan. Bupati Gunungkidul pun sejak beberapa waktu juga turun tangan untuk memberikan pembinaan bagi pamong dan jajaran lainnya.

Berita Lainnya  Masyarakat Berhak Ikut Awasi Penggunaan Dana Desa

“Pendampingan dan pembinaan tentu dilakukan, bahkan Bupati turun langsung. Untuk materinya ya beragam penekanan pada ketugasan, disiplin, bahkan sikap dan perilaku,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, dirinya telah mendengar beberapa aksi demo yang dilakukan oleh warga di Kalurahan dan permasalahan yang mendasari aksi tersebut pembinaan sendiri terus dilakukan oleh jajarannya. Ia berharap para pamong atau dukuh bisa fokus bekerja melayani Masyarakat. Adanya kasus perselingkuhan akan menjadi catatan tersendiri.

“Dilihat dari beberapa kasus yang terjadi, justru berujung panjang dan berpengaruh pada karir yang dimiliki karena ada yang dituntut mundur karena ketahuan berselingkuh. Dengan banyaknya kejadian semacam ini saya harap menjadi pelajaran bersama untuk tidak neko-neko dan tetap fokus pada kinerja. Menjaga keharmonisan keluarga dan di lingkungan masyarakat,” tutur Sunaryanta.

Berita Lainnya  Jogja Kembali Gelar Wayang Jogja Night Carnival #8 sebagai Puncak Acara HUT Jogja

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler