Peristiwa
Bawa Celurit Saat Keluyuran Malam, Rombongan Pelajar Diamankan Polisi di Karangmojo
Karangmojo,(pidjar.com)– Polisi mengamankan sebuah celurit yang diduga dibawa oleh rombongan pelajar warga Karangmojo yakni ME (14),VP (15),YP (13) saat berada di kawasan Perempatan Serimpi, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 23.10 WIB.
Kapolsek Karangmojo AKP Suyanto mengatakan, kejadian bermula ketika seorang warga melintas di kawasan tersebut dan melihat sekitar enam orang laki-laki berhenti di perempatan. Salah seorang di antaranya terlihat menyembunyikan senjata tajam di balik bajunya.
“Pelapor kemudian berbalik arah dan melihat rombongan tersebut pergi menggunakan dua sepeda motor, masing-masing berboncengan tiga orang,” kata AKP Suyanto.
Menurutnya, salah satu sepeda motor kemudian berbelok ke arah timur melalui gang di sekitar MTs 8 Karangmojo, sedangkan sepeda motor lainnya melaju ke arah Ponjong. Pelapor sempat melakukan pengejaran hingga akhirnya salah satu rombongan berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Karangmojo.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tiga pelajar yang diamankan tersebut ternyata tidak membawa senjata tajam.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, diketahui senjata tajam tersebut dibawa oleh tiga orang yang berada di sepeda motor lainnya,” jelasnya.
Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah salah satu anak yang diduga membawa celurit. Polisi menemukan senjata tajam tersebut dan mengamankannya sebagai barang bukti.
Dari hasil pemeriksaan, senjata tajam tersebut disebut milik ayah salah satu pelajar. Kepada polisi, yang bersangkutan mengaku membawa celurit tersebut untuk mengambilnya dari rumah seorang temannya setelah sebelumnya dipinjam.
AKP Suyanto menambahkan, keenam anak tersebut masih berstatus pelajar. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku baru pulang bermain futsal di wilayah Ponjong dan tidak memiliki kelompok atau geng tertentu.
“Untuk sementara tidak ditemukan adanya unsur hendak melukai orang lain. Mereka juga masih pelajar dan belum pernah melakukan kekerasan di wilayah lain,” ujarnya.
Meski demikian, polisi tetap melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap keenam anak tersebut. Mereka dikembalikan kepada keluarga dengan sejumlah ketentuan, termasuk mengikuti apel pembinaan pada Senin dan Kamis serta pengawasan lebih ketat dari orang tua.
“Anak-anak tersebut juga diminta tidak keluar rumah setelah pukul 22.00 WIB. Ini sebagai bentuk pembinaan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan satu buah celurit. Petugas juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta melakukan pendalaman terhadap dugaan penyalahgunaan senjata tajam sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
