Pariwisata
Belasan Obyek Wisata Dibuka, Setiap Senin Tutup untuk Recovery
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pekan ini menjadi pekan terakhir uji coba pembukaan kawasan wisata di Gunungkidul. Pemerintah kembali melakukan penambahan jumlah obyek wisata yang dibuka menjadi belasan tempat. Selama uji coba sendiri setiap Senin kawasan wisata ditutup untuk recovery. Kebijakan ini masih dipertimbangkan untuk diterapkan pada keadaan normal nantinya.
Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, pada pekan ini terdapat puluhan lokasi yang dibuka untuk dilakukan uji coba. Dalam tahapan ini, pembatasan jumlah pengunjung masih diberlakukan serta diikuti dengan protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh wisatawan.
Adapun puluhan obwis tersebut meliputi, Kali Suci, Gunung Api Purba Nglanggeran, Pantai Baron-Kukup dan sekitarnya, destinasi digital geosite Ngingrong, kawasan Pantai Buron Gesing, Kesirat serta teras kaca, Pantai Timang, Pantai Sundak, Pantai Sepanjang, Pantai Watu Kodok, Pantai Drini, Bukit Kosakora, Pantai Slili, Pantai Sadranan, Pantai Ngandong, Pantai Sundak, Pantai Wedi Ombo, Pantai Watu Lumbung, Pantai Krakal, Watu Gupit dan obyek wisata Puncak Segoro.
“Kalau sampai hari ini tambah lokasi lagi di Geoforest Watu Payung, Turunan Panggang dan air terjun Sri Getuk, Bleberan,” kata Harry, Rabu (22/07/2020).
Harry menjelaskan, uji coba ini dilakukan sampai dengan 31 Juli 2020. Selepas itu, pihaknya belum mendapat arahan lebih lanjut terkait dengan kelanjutan pembukaan keseluruhan untuk umum atau masih melakukan tahapan uji coba di seluruh obyek wisata.

“Kita belum tahu masih menunggu arahan dari pimpinan,” ujar Harry.
Dijelaskan Harry, selama uji coba dilakukan pihaknya menutup satu hari obyek wisata untuk keperluan recovery. Selain itu, setiap 3 hari sekali dilakukan penyemprotan desinfektan.
“Setiap Senin sebagai hari untuk recovery, pembenahan, bersih-bersih dan evaluasi di masing-masing destinasi, penyemprotan desinfektan di destinasi sesuai ketentuannya wajib dilaksanakan maksimal 3 hari sekali,” imbuh dia.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa menentukan terkait penerapan kebijakan tutup satu hari itu. Kendati demikian, hal itu pun menjadi pertimbangan serta bahasan dalam evaluasi untuk kebijakan yang akan diambil kedepan.
“Belum tahu, kita lihat nanti ke depan seperti apa baru kami bisa mengambil keputusan,” tutupnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
