Peristiwa
Belasan Pohon Tumbang dan 1 Rumah Warga Rusak Akibat Bencana Angin Kencang di Sidorejo
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Gunungkidul pada Rabu (05/12/2018) siang hingga sore ini memicu terjadinya bencana alam. Hujan yang disertai angin kencang tersebut mengobrak-abrik kawasan Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong. Belasan pohon tumbang dan sebuah rumah mengalami kerusakan dalam kejadian tersebut. Hingga berita ini dilansir, sejumlah warga serta petugas gabungan dari kepolisian, BPBD Gunungkidul, serta TNI dan warga setempat masih bekerja bakti mengevakuasi batang-batang pohon.
Informasi yang berhasil dihimpun, bencana tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. Sebelumnya, hujan cukup lebat memang mengguyur wilayah itu sejak siang hari. Tiba-tiba, berhembus angin yang cukup kencang menyertai hujan lebat itu.
Warga sendiri mulai khawatir setelah mendengar suara berisik dari sekitar lingkungan mereka. Saat dilakukan pengecekan, diketahui bagian rumah milik salah seorang warga telah mengalami kerusakan.
“Kuatnya hembusan angin menjebol atap teras rumah milik Kasiyem warga Padukuhan Sambirejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong,” kata Dukuh setempat, Aris Nuryanto, Rabu sore.
Ketika dilakukan pengecekan lebih lanjut, didapati pula tak jauh dari lokasi rumah Kasiyem, angin kencang tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon ikut tumbang. Sejumlah pohon bahkan tumbang melintang di jalanan.

Dipaparkan Aris, berdasarkan informasi yang diterimanya, hingga saat ini belum ada laporan adanya korban luka maupun jiwa akibat peristiwa ini.
“Meskipun tidak ada korban jiwa namun dengan kejadian itu sempat membuat warga panik. Sekarang ini, pihak kepolisian dan dari BPBD sudah berada di lokasi untuk membantu warga melaksanakan proses evakuasi,” kata dia.

Sejumlah pohon tumbang akibat bencana angin kencang di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong pada Rabu (05/11/2018) sore tadi
Sementara itu, Camat Ponjong, Johan Eko Sudarto menambahkan, dari pantauan yang dilakukan pihaknya jumlah pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda Desa Sidorejo mencapai belasan batang. Namun dari rentetan kejadian tersebut tidak menyebabkan adanya korban jiwa.
“Info yang masuk ada sekitar 13 pohon tumbang, semua di wilayah Padukuhan Sambirejo, Desa Sidorejo,” terang dia.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan assesment terkait bencana alam yang terjadi.
“Anggota TRC (Tim Reaksi Cepat) masih berada di lokasi, kita masih menunggu hasil assesment,” jelas dia.
Sebelumnya Edy juga menyampaikan bahwa selain pohon tumbang masyarakat juga diminta mewaspadai tanah ambles. Untuk tanah ambles dipengaruhi karena geografis Gunungkidul yang merupakan batuan kapur atau karst.
“Munculnya lubang atau tanah amblas tersebut, semakin mudah muncul karena pengaruh hujan atau air yang meresap ke celah-celah tanah. Biasanya terjadi pada permukaan tanah yang cekung,” kata Edy.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
