Peristiwa
Calon yang Didukung Unggul, Penjual Siomay Ini Berjalan Merangkak dari Mentel ke Kwarasan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi unik mewarnai proses hitung cepat dalam pilkada 2020 Gunungkidul ini. Sejumlah orang yang merasa memiliki nadzar jika pasangan yang didukung menang mulai menepati janjinya. Seperti yang dilakukan oleh Sardjono warga Padukuhan Mojosari, Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari. Ia yang menjadi salah satu koordinator desa dalam pemenangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 04 tersebut memiliki sebuah nadzar jika berjalan merangkak dari rumahnya menuju Kwarasan, Kedungkeris, Nglipar.
Senin (14/12/2020) pagi tadi, Sardjono melaksanakan nadzarnya itu dengan merangkak dari kediamannya menuju Kwarasan yang merupakan kediaman Sunaryanta, calon bupati yang ia dukung. Dengan perlengkapan yang memadai, didampingi oleh rekan-rekan perjuangannya, pria 46 tahun itu berjalan merangkak di jalan raya.
Beberapa kali ia berhenti untuk mengembalikan tenaganya yang terkuras. Sampai di wilayah Ngingrong sekitar jam 08.25 WIB. Jarak 5 km ia mengatakan fisiknya masih mampu bertahan berjalan merangkak memenuhi nazarnya tersebut. Meski sesekali berhenti untuk menghela nafas panjang dan melakukan peregangan.
Dari rumahnya sampai di kawasan Geosite Ngingrong ia dan timnya berhenti sejenak. Di obyek wisata itu dirinya juga berhenti untuk istirahat sejenak dan pergi ke kamar mandi. Teriakan memberikan semangat dari masyarakat yang menunggu di titik-titik tertentu dan ruas Ngingrong-Baron terus terdengar.
“Senang karena calon bupati yang saya dukung menang,” ujar dia singkat.

Salah satu koordinator aksi ini, Subardi mengatakan, Sardjono merupakan kordes dalam pemenangan calon bupati nomor 04 Sunaryanta-Heri Susanto. Saat menjalankan tugasnya dengan totalitas, Sardjono yang kesehariannya berjualan siomay itu memang memiliki nadzar merangkak dari Mentel menuju Kwarasan.
“Ya memang itu nadzarnya sejak awal. Kami dari tim di Kecamatan dan Kalurahan tentu mendukungnya,” ucap Subardi.
Tim dan Sardjono mulai melakukan aksi tersebut sejak pukul 06.00 WIB, diperkirakan jarak tempuhnya sekitar 22 km dan akan sampai di kwarasan sekitar pukul 19.00 WIB kalau lancar.
Pantauan di lokasi, di sejumlah ruas jalan nampak warga berbondong-bondong ingin menyaksikan Sardjono. Namun sayangnya mereka justru berkerumun, hal ini kemudian menjadi pertimbangan tersendiri. Untuk menghindari adanya kerumunan yang lebih banyak dan pelanggaran protokol kesehatan maka Sardjono sempat dibawa dengan ambulan dari Pertigaan Ngingrong sampai ke perbatasan Mulo-Duwet.
“Untuk dukungan masyarakat dengan aksi ini cukup luar biasa. Ini juga menambah semangat mas Sardjono,” imbuhnya.
Adapun 2 ambulan ikut mengawal belum lagi rekan-rekan lainnya dan pihak keluarga yang ikut berjalan maupun ada yang menggunakan kendaraan. Perlengkapan dan obat-obatan juga tak luput dipersiapkan.
Sardjono sendiri mengenakan pakaian olahraga lengkap dengan sepatu dan pelindung (dengkul). Kemudian tangannya di alasi dengan sandal agar tidak terluka.
“Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Ya hanya istirahat yang cukup lah, semangatnya luar biasa,” tambah dia.
Lebih lanjut ia mengatakan, Sunaryanta merupakan calon bupati yang cukup merakyat. Selama ini kegiatan sosialnya luar biasa dan sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga masyarakat sendiri menaruh harapan besar kepada mantan anggota TNI yang bertugas di Kemenhan tersebut.
“Harapan kami kegiatan ini berjalan dengan lancar dan aman. Semangat untuk pak Sardjono,” pungkas Subardi yang sesekali juga ikut merangkak.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
