fbpx
Connect with us

Peristiwa

Longsor dan Rumah Roboh Terjadi di Gunungkidul

Published

on

Gedangsari,(pidjar.com)–Minggu (13/12/2020) pagi tadi terjadi tanah longsor di padukuhan Jelok, Kalurahan watugajah, Kapanewon Gedangsari. Kendati demikian, skala kejadian tersebut bersifat ringan. Masyarakat setempat telah melakukan penanganan di titik longsor tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, hujan terjadi di wilayah Gedangsari. Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB diketahui jalan Ngandong-Banyunongko di Padukuhan Jelok ada titik yang longsor. Material tanah dan bebatuan sebagian menutup sedikit jalan tersebut.

Tebing yang longsor setinggi 20 meter dan lebar 15 meter. Dimungkinkan pergerakan tanah masih dapat terjadi. Pihaknya dan tokoh masyarakat meminta warga yang melintasi jalam tersebut untuk lwbih berhati-hati.

“Sudah dilakukan penanganan. Longsor skala kecil, jalan tidak sampai tertutup semuanya,” ucap Edy Basuki, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul.

Sabtu (12/12/2020) kemarin, atap rumah Mulyono (56) warga Padukuhan Kayu Gerit (01/01), Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk tiba-tiba ambruk. Dimungkinkan tiang yang kayunya lapuk kemudian terkikis dan tidak kuat menahan beban material lain, sehingga atap tiba-tiba ambruk. Bangunan yang ada setelah tertimpa reruntuhan atap cukup membahayakan. Sehingga juga dilakukan penanganan dengan sebagian roboh.

“Kebetulan pemilik rumah sedang tidak ada di rumah semua, jadi tidak ada korban jiwa,” kata Edy Basuki, Kepala BPBD Gunungkidul.

Kerugian dari peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Pihak BPBD telah mengirimkan bantuan logistik kepada pihak terdampak. Untuk itu pihaknya meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat musim seperti ini.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler