Connect with us

Peristiwa

Cegat Truk Pengangkut Material Tower, Warga Nyaris Bentrok Dengan Kontraktor

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Padukuhan Jeruksari RT 13 RW 24, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari nyaris bentrok dengan pihak kontraktor pembangunan tower pada Jumat (31/08/2018) siang tadi. Konflik ini dipicu adanya truk yang hendak menurunkan material di sekitar lokasi yang rencananya akan dibangun tower sebuah perusahaan telekomunikasi. Warga setempat sendiri memang telah jauh-jauh hari melakukan penolakan. Beruntung saat kejadian, sejumlah aparat dari Polsek Wonosari dan Polres Gunungkidul berhasil mengamankan keadaan sehingga tak sampai ada bentrok fisik diantara kedua belah pihak.

Pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com, masalah mulai muncul ketika sekitar pukul 10.00 WIB warga melihat truk berisi material pembangunan tower tiba-tiba berdatangan untuk memasok material di sekitar lokasi. Warga yang geram kemudian melakukan aksi penghadangan. Mereka melarang truk-truk untuk menurunkan material tersebut.

Sempat terjadi perdebatan sengit antara kedua belah pihak. Adanya potensi terjadi konflik ini membuat aparat kepolisian berdatangan untuk melakukan pengamanan.

Pertemuan yang berlangsung di sekitar lokasi pembangunan tower itu berlangsung dengan saling klaim pendapat. Masyarakat mengklaim bahwa selama ini tidak ada proses perizinan yang diurus oleh pihak pengembang. Begitupun dengan pihak kontraktor yang mengaku telah mengantongi izin dari Pemkab Gunungkidul untuk melakukan pembangunan tower. Perdebatan akhirnya diakhiri ketika kumandang Adzan Zuhur terdengar.

Berita Lainnya  Berjalan Mundur, Truk Muatan Bahan Pupuk Menggilas Pick Up

Salah seorang warga setempat, Heri Santosa mengatakan, aksi yang dilakukan warga ini merupakan bentuk dari konsistensi masyarakat menyikapi rencana pembangunan tower. Masyarakat Jeruksari telah sepakat dan tetap kukuh untuk melakukan penolakan.

“Selama belum ada musyawarah dengan warga kami akan menolak. Seperti hari ini, truk kami larang menimbun material di sekitar lokasi,” kata Heri.

Ditambahkan Heri, kejengkelan warga juga dipicu tidak adanya respon dari kontraktor setelah beberapa bulan lalu warga memberikan penolakan. Pihaknya menilai, kontraktor nekat dan menyepelekan warga setempat.

“Dulu sudah kita pasang portal dan spanduk di 2 titik yaitu di batas wilayah RT 13 tepatnya di sebelah timur Masjid Al Huda RT 12 RW 24 dan di dekat jembatan yang berbatasan dengan tanah milik Kodim 0730/GK. Setelah itu tidak ada respon lagi,” imbuh dia.

Berita Lainnya  Ngebut Lalu Hantam Mobil Kijang, Pengendara RX King Meninggal Dunia

Masyarakat, kata Heri, meminta pihak kontraktor mengurus perizinan ulang. Yakni dengan melakukan sosialisasi serta penandatangan izin mulai dari tingkat RT dan RW.

“Dulu itu katanya bukan untuk tower izinnya. Dan warga juga tidak ada yang dikasih tahu, kita minta ada proses ulang. Sebelum itu dilakukan, tidak boleh ada material atau barang pembangunan tower yang masuk ke wilayah kami,” tegas Heri.

Sementara itu, salah dari pihak kontraktor saat dikonfirmasi enggan memberikan komentarnya. Ia memilih irit bicara sembari meninggalkan wartawan.

“Tunggu saja besok, kita akan sosialisasi ulang dengan warga,” kata penanggung jawab proyek pembangunan tower, Gandhi.

Sebagaimana diketahui, rencana pembangunan tower sendiri awalnya sudah sempat dibahas pada tahun 2005 silam. Saat itu, tower akan dibangun di tanah milik salah seorang warga. Atas berbagai macam pertimbangan, sebagian besar warga saat itu menolak adanya pendirian tower di wilayahnya.

Berita Lainnya  Klithih Sadis Beraksi di Logandeng, Bacok dan Rampas HP Pelajar SMK

Kemudian, tahun 2015, pemilik lahan meminta persetujuan kepada 10 orang warga yang memiliki tanah di radius 30 meter dari lahannya. Saat itu, warga mulai terpecah di mana sebagian warga menyetujui pembangunan tower dengan membubuhkan tanda tangan persetujuan sementara warga lainnya tetap menolak.

Waktu terus berjalan, hingga tahun 2018 lantaran tidak ada kata sepakat, tidak ada pergerakan lanjutan dari rencana pendirian tower. Warga pun tetap tenang lantaran mengira pendirian tower tidak dilanjutkan karena tak mendapat izin dari warga setempat.

Namun warga mulai bergejolak ketika 14 April 2018 kemarin, berdatangan truk beserta material pembangunan tower berkeliaran di lokasi yang menjadi sasaran pendirian tower ini. Warga yang tidak pernah menyetujui lantas lantas memasang portal dan spanduk agar truk-truk pengangkut material tersebut tidak bisa masuk.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler