fbpx
Connect with us

Peristiwa

Mesin Mati Saat Hendak Mendarat, Pesawat Ringan Jatuh di Gading

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Sebuah pesawat ringan berjenis PK-SIGO jatuh di Padukuhan Gading I, Desa Gading, Kecamatan Playen pada Selasa (04/09/2018) sore tadi. Beruntung pesawat tersebut jatuh di area ladang dan tersangkut di pepohonan sehingga tak sampai hancur. Tidak dilaporkan adanya korban pada kejadian ini. Baik pilot maupun co pilot dalam kondisi selamat. Hingga petang tadi, ratusan warga setempat masih terus memadati lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi badan pesawat. Untuk mencegah warga mendekat ke lokasi kejadian, polisi telah memasang garis polisi.

Informasi yang berhasil dihimpun peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pesawat tersebut mulanya berputar-putar di atas langit kawasan Desa Gading. Berselang beberapa waktu kemudian, tiba-tiba pesawat yang ditumpangi oleh 2 orang tersebut menukik dan jatuh. Badan pesawat kemudian tersangkut di sebuah pohon yang berada di pekarangan warga.

Saat kejadian, suara keras terdengar hingga radius beberapa puluh meter yang disebabkan oleh benturan badan pesawat dengan pepohonan. Warga yang mendengar dan melihat kejadian tersebut langsung berupaya mendekati lokasi dan kemudian mengevakuasi pilot dan co pilotnya dalam kondisi selamat.

Berita Lainnya  Sering Dicaci Maki Atasan dan Cuti Dipersulit, Pekerja PT. Komitrando Gelar Unjuk Rasa

“Kalau penuturan yang bersangkutan, pesawat jatuh karena mesin error,” kata Kapolsek Playen AKP Jusuf Tianotak, saat ditemui di lokasi kejadian.

Sebelum kejadian, diketahui pesawat pribadi tersebut semula terbang dari Bandara Adi Sucipto dengan tujuan untuk mendarat di Lanud Gading. Namun sesampai di Gading, mesin pesawat tiba-tiba mati. Hembusan angin yang kencang membuat kondisi semakin kritis sehingga pilot memutuskan untuk mendarat darurat di lokasi tersebut.

Adapun data yang diperoleh dari bwrbagai sumber, pilot pesawat tersebut yakni Faslan Havisha (27) warg Merbabu, Besole Pangungan, Desa Trihanggo, Gamping, Sleman. Sementara Co Pilot yakni Erik Kristianto (36) seorang musisi yang beralamat di Sinduadi, Kabupaten Sleman.

Salah seorang saksi mata, Catur warga Padukuhan Banaran, Desa Banaran, Kecamatan Playen mengungkapkan, saat kejadian ia kebetulan yang tengah melintas di jalan Gading. Awalnya ia tak mengetahui yang sebenarnya terjadi. Namun kemudian ia melihat warga berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Penasaran dengan apa yang tengah terjadi, ia kemudian terhenti untuk menonton. Kagetlah dia saat melihat adanya sebuah pesawat yang tersangkut di atas Pohon Mahoni.

Berita Lainnya  Anggota Polisi Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Jogja-Wonosari

“Kaget aja tadi saya kira ada tontonan hiburan. Lokasi penuh warga menonton kejadian ini,” ucapnya.

Proses evakuasi pesawat ini dilakukan oleh sejumlah anggota Basarnas dan SAR Gunungkidul. Hingga petang tadi, puluhan petugas masih terus berupaya melakukan evakuasi pesawat yang tersangkut. Sejumlah alat yang dimiliki oleh Basarnas turut digunakan untuk melakukan proses evakuasi.

Nampak pula Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady beserta jajarannya juga ikut melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Dari pihak Lanud Gading untuk sementara ini belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden ini.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler