Uncategorized
Cek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
Nglipar, (pidjar.com) – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati memantau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pilangrejo, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar, khususnya terkait keamanan pangan.
Rahayu mengatakan kunjungan tersebut bersamaan dengan kunjungan kerja spesifik di Gunungkidul sekaligus bentuk pengawasan DPR terhadap pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil rakyat yang akrab disapa Mbak Sara itu mengapresiasi operasional SPPG Pilangrejo yang merupakan bagian dari Sanggar Pawon Group. Menurutnya, dapur tersebut telah menerapkan sejumlah standar keamanan pangan dengan baik.
“Sebagai kader dari Partai Gerindra, saya juga berkomitmen untuk selalu mengawal pelaksanaan secara langsung program prioritas Presiden Prabowo,” ujar Saraswati, Jumat (11/9/2026).
Dia menyebut penerapan standar keamanan pangan terlihat mulai dari prosedur penanganan makanan, fasilitas penyimpanan, hingga ketersediaan sumber air bersih. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak terbebas dari pencemaran yang dapat membahayakan kesehatan.
Saraswati pun mengingatkan, secara umum pengelola SPPG agar tidak mengabaikan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Terlebih, masih terdapat sejumlah kasus keracunan makanan yang terjadi di dapur MBG di wilayah lain.
“Saya harap SOP tetap dijalankan. Jangan sampai ada pelanggaran-pelanggaran yang dapat mengubah wajah MBG yang harusnya berubah jadi baik malah sebaliknya, mengingat masih ada kejadian keracunan di wilayah lain,” katanya.
Menurutnya, pengawasan secara langsung diperlukan agar pelaksanaan program MBG di lapangan benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan program.
Pimpinan Sanggar Pawon Group, Warsono Hadi Mulyono, menyambut baik kunjungan Rahayu Saraswati ke SPPG Pilangrejo. Dia menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG di masyarakat.
“Semoga ini bisa menjadikan semangat yang selalu ada untuk memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat, khususnya gizi untuk anak Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Yono tersebut.
Menanggapi apresiasi Saraswati terkait penerapan keamanan pangan, Yono menegaskan hal tersebut memang menjadi perhatian utama pihaknya dalam menjalankan program MBG.
Menurutnya, keamanan pangan merupakan salah satu landasan penting dalam pelaksanaan program MBG. Karena itu, pihaknya berupaya memastikan makanan yang disajikan aman dan sesuai standar.
“Tentu saja, bagaimana program ini terus bisa memberikan manfaat bagi anak-anak sehingga membuat anak-anak senang dan bahagia terhadap yang kami sajikan,” tandasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
