Uncategorized
Damkar Gunungkidul Baru Ditopang 2 Pos, Wilayah Selatan Diusulkan Punya Postu Baru
Wonosari, (pidjar.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengusulkan pembangunan pos pemadam kebakaran (damkar) baru di wilayah selatan pada 2027. Usulan ini muncul karena layanan damkar saat ini masih ditopang pos utama di Wonosari dan pos pembantu di Karangmojo, sehingga penanganan kebakaran di sejumlah wilayah selatan terkendala jarak tempuh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono, mengatakan pembangunan pos baru diperlukan untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mempercepat respons petugas saat terjadi kebakaran.
Menurutnya, jarak dari pos utama di Wonosari menuju sejumlah wilayah selatan relatif jauh. Waktu tempuh petugas bahkan bisa mencapai sekitar satu jam.
“Belum ideal karena jarak tempuh yang relatif memakan waktu sekitar satu jam dari pos utama di Wonosari,” kata Purwono, Minggu (25/10/2026).
Pemkab Gunungkidul mempertimbangkan wilayah Kapanewon Saptosari atau Panggang sebagai lokasi pembangunan pos damkar baru. Kedua wilayah tersebut dinilai menjadi pilihan untuk mendukung kebutuhan pelayanan di kawasan selatan yang terus berkembang.
Pembangunan pos baru itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Namun, rencana tersebut masih berupa usulan untuk direalisasikan pada 2027.
Berdasarkan data BPBD Gunungkidul, layanan penyelamatan kebakaran saat ini telah mencakup 18 kapanewon. Adapun rata-rata waktu respons petugas tercatat 11 menit 51 detik.
Meski demikian, kondisi geografis dan jarak tempuh masih menjadi tantangan dalam pemerataan layanan damkar, terutama untuk wilayah yang jauh dari pos yang sudah tersedia.
Jika nantinya adanya pos baru di wilayah selatan, Pemkab Gunungkidul berharap jangkauan pelayanan semakin luas dan penanganan kebakaran bisa dilakukan lebih cepat. Dengan begitu dapat meningkatkan kesiapsiagaan petugas sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi masyarakat saat menghadapi keadaan darurat.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
