fbpx
Connect with us

Info Ringan

Delapan Manfaat Kurma Sebagai Pembuka Puasa

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Manfaat kurma disebut-sebut sebagai makanan yang dapat meningkatkan energi setelah seharian berpuasa. Namun tidak hanya itu, ternyata kurma memiliki segudang manfaat yang sangat bagus bagi kesehatan tubuh. Ini karena kandungan kurma memiliki banyak kandungan nutrisi. Yuk baca terus untuk mendapatkan informasi gizi kurma dan manfaatnya bagi kesehatan! Kurma tidak tepat sebagai gizi pembangkit tenaga jika dibandingkan dengan beberapa makanan lain seperti biji kiwi atau wijen, namun buahnya tetap menawarkan banyak manfaat kesehatan bersamaan dengan cita rasa yang tinggi. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari kurma.

Sumber Energi

Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kandungan energi tinggi di dalamnya terkait dengan kadar gula yang tinggi. Kebanyakan orang makan kurma untuk mengembalikan energi atau meningkatkan energi dengan cepat. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa kurma yang kaya nutrisi penting dapat membantu Anda mendapatkan kembali energi dengan cepat. Umat Muslim yang menjalankan puasa puasa Ramadan biasanya cukup mengonsumsi kurma dan air untuk berbuka. Makan juga membantu menghindari makan berlebih saat berbuka puasa. Selain kurma kering, manfaat kurma muda juga sama baiknya karena mengandung tembaga yang penting untuk produksi energi dan metabolisme zat besi.

Menyehatkan Pencernaan

Serat sangat penting untuk meningkatkan kesehatan usus besar dan melancarkan buang air besar (BAB). Serat tidak larut dan larut yang ditemukan pada kurma membantu membersihkan sistem pencernaan, memungkinkan usus besar bekerja pada tingkat efisiensi yang lebih tinggi. Beberapa manfaat lain yang berkaitan dengan serat dan kesehatan usus besar mengurangi risiko kolitis, kanker usus besar, dan wasir. Kurma bahkan bisa digabungkan dengan pengobatan rumahan lainnya untuk wasir.

Mengatasi Anemia

Kurma adalah buah yang mengandung zat besi, nutrisi yang dapat membantu produksi sel darah merah. Maka tak heran buah ini dianjurkan bagi mereka yang mengalami anemia atau kekurangan darah. Kekurangan zat besi yang menyebabkan anemia biasanya ditandai dengan kelelahan, pusing, kuku rapuh dan sesak napas. Ini menjadi salah satu alasan mengapa kurma disarankan sebagai takjil berbuka puasa.

Mencegah Penyakit Jantung

Sebuah penelitian oleh Waseem Rock dkk yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry  menyimpulkan bahwa manfaat kurma efektif untuk mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi stres oksidatif, keduanya adalah faktor risiko penyakit jantung dan atherogenesis, yang merupakan penumpukan plak lemak di arteri. Kurma juga kaya akan antioksidan, yang dapat membantu mencegah atherogenesis dan membantu mengurangi risiko stroke. Buah kering ini tinggi dalam berbagai phytochemical yang juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Sebagai AntiiInflamasi

Kurma kaya akan magnesium, mineral yang dikenal dengan manfaat antiinflamasinya. Satu penelitian menemukan bahwa indikator inflamasi di tubuh seperti CRP (protein C-reaktif), TNF (tumor necrosis factor alpha), dan IL6 (interleukin 6) semuanya berkurang saat meningkatkan asupan magnesium. Selain itu, peradangan di dinding arteri juga berkurang dengan asupan magnesium. Berdasarkan sifat antiinflamasi magnesium dan temuan penelitian ini, magnesium dapat secara efektif mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, artritis, penyakit Alzheimer, dan penyakit kesehatan terkait peradangan lainnya.

Menurunkan Tekanan Darah

Selain mengatasi peradangan, magnesium telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu makanan yang mengandung banyak magnesium adalah buah kurma. Selain itu, potasium adalah mineral lain pada kurma yang memiliki beberapa fungsi di dalam tubuh, yakni untuk membantu kerja jantung yang tepat dan membantu mengurangi tekanan darah. Satu lagi, manfaat kurma juga sebagai sumber kalium, yang menurut penelitian dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke serta penyakit terkait jantung lainnya.

Mengurangi Risiko Stroke

Setelah mengevaluasi tujuh penelitian yang diterbitkan selama 14 tahun yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti menemukan bahwa risiko stroke berkurang sekitar 9 persen untuk setiap 100 miligram magnesium yang dikonsumsi seseorang per hari. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, magnesium terkandung dalam kurma. Jadi, konsumsilah buah ini jika tidak ingin mengalami stroke!

Melancarkan Persalinan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para periset di University of Science and Technology di China mulai menemukan bagaimana manfaat buah kurma terhadap hasil persalinan. Setelah mempelajari 69 wanita selama satu tahun lebih, para peneliti menemukan bahwa manfaat makan buah kurma dalam empat minggu terakhir sebelum persalinan secara signifikan mengurangi kebutuhan akan induksi dan melancarkan persalinan, serta memberikan hasil yang lebih baik namun tidak signifikan. Manfaat kurma muda juga tak kalah bermanfaatnya sebagai terapi pendukung dalam proses persalinan. Khasiat kurma muda ini telah melalui penelitian yang diterbitkan dalam Journal Of Nursing Practice di tahun 2019. Hasil penelitian tersebut memberikan hipotesis tentang pengaruh pemberian kurma muda terhadap penurunan volume darah pada persalinan.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler