fbpx
Connect with us

Peristiwa

Dikira Ikut Kerja Bakti, Sutiman Ditemukan Gantung Diri di Pohon Mete

Published

on

Semin,(pidjar.com)–Gantung diri kembali terjadi di Gunungkidul. Sutiman (40) warga Padukuhan Purwo, Desa Karangsari, Kecamatan Semin ditemukan tergantung kaku di sebatang pohon jambu mete, yang terletak di ladang pertanian, Sabtu (24/11/2018). Diduga bapak 2 orang anak ini nekat mengakhiri hidupnya lantaran permasalahan ekonomi yang selama ini membelitnya.

Tentu adanya aksi ini kembali menambah rentetan aksi gantung diri yang dilakukan oleh warga Gunungkidul selama 11 bulan ini. Puluhan nyawa sendiri telah melayang dengan jalan pintas gantung diri.

Kapolsek Semin, AKP Haryanta melalui Kasi Humas setempat, Aiptu Sukasno mengatakan, sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi, Sutiman diketahui meninggalkan rumah tanpa berpamitan dengan keluarga. Dari pihak keluarga, semula tidak curiga dengan kepergian yang bersangkutan lantaran beranggapan jika Sutiman pergi untuk ikut dengan warga setempat yang tengah melaksanakan kerja bakti.

“Awalnya keluarga beranggapan jika dia (Sutiman) ikut membangun jalan desa,” kata Sukasno saat dikonfirmasi.

Kekhawatiran dan kepanikan barulah muncul mana kala Sutiman tidak kunjung pulang hingga petang tadi. Dari pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mencari korban. Sejumlah tempat tetangga yang selama ini dikenal serta sejumlah ladang menjadi sasaran pencarian. Namun ternyata hasilnya nihil, tak satupun warga yang mengetahui keberadaan Sutiman. Kekhawatiran pun semakin membalut perasaan pihak keluarga.

Rundingan dari beberapa pihak akhirnya diputuskan untuk melakukan pencarian lanjutan. Seluruh sudut lingkungan terus dilakukan pencarian, wilayah lain yang dimungkinkan ia kunjungi juga dilakukan pencarian namun juga belum membuahkan hasil. Selanjutnya disepakati warga bergerak ke ladang yang berada di bukit-bukit atau gunung.

Penerangan untuk mempermudah mencarian juga digunakan. Puluhan warga disebar menyisiri areal ladang di atas gunung. Sekitar pukul 18.40 WIB, ada sedikit titik terang setelah warga melihat layaknya pakaian tergantung di pohon mete. Curiga dengan penampakan itu, warga kemudian berusaha mendekat meski medan yang dilalui tidak mudah.

Kecurigaan warga menjadi kenyataan setelah ternyata saat didekati ternyata bayangan tersebut adalah sesosok manusia yang tergantung di pohon. Setelah dipastikan, ternyata laki-laki lengkap dengan pakaian biru yang ditemukan tergantung kaku itu adalah Sutiman yang menjadi target pencarian. Warga kemudian berusaha menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi.

“Dapat laporan ini (gantung diri) anggota langsung terjun ke lokasi koordinasi dengan petugas medis,” papar dia.

Adapun saat ditemukan oleh pihak warga, korban masih lengkap menggunakan pakaian. Jarak kaki dengan tanah sekitar 50 cm. Korban melakukan aksi ini menggunakan sebuah tali tampar (plastik) bewarna biru dengan panjang 5 meter. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban sedangkan pada bagian leher terdapat luka jeratan.

“Kalau untuk jarak rumah dengan ladang sekitar 2 km, letaknya memang di gunung. Setelah dievakuasi langsung kami serahkan pada pihak keluarga,” tambahnya.

Menurut Kapolsek, berdasarkan dugaan sementara, korban nekat melakukan aksi gantung diri lantaran masalah ekonomi. Hal ini lantaran dari keterangan warga, selama ini Sutiman diketahui sehat dan tidak menderita sakit apapun. Pun demikian dengan masalah keluarga di mana korban selama ini tak terlihat ada masalah.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler