fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Dinas Kesehatan Tracing 10 Klaster Penyebaran Covid19, Berasal Dari 8 Kecamatan dan Indogrosir

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul terus melakukan tracing terhadap temuan-temuan kasus positif Covid-19 di Gunungkidul. Di Gunungkidul sendiri di mana saat ini terdapat 24 kasus positif dan puluhan lain reaktif rapid test. Adapun dalam penelusurannya, Dinas Kesehatan tengah mengidentifikasi 10 klaster penyebaran corona.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus melakukan tracing kontak terhadap sejumlah temuan kasus positif. Secara keseluruhan, pihaknya melakukan penelusuran 10 klaster penyebaran covid-19.

“Ada 9 klaster di Gunungkidul; Wonosari ada dua yakni Gadungsari dan Selang. Kemudian Purwosari, Paliyan, Tanjungsari, Ngawen, Karangmojo, Playen dan Ponjong. Kemudian ada 1 lagi yaitu klaster Indogrosir,” terang Dewi, Senin (11/05/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, dari tracing yang dilakukan selama ini, secara komulatif pihaknya mencatat ada 71 kasus reaktif rapid tes. Namun begitu, dirinya tidak menjelaskan rincian kasus dari masing-masing klaster tersebut.

Berita Lainnya  Daging Lebih Padat dan Berisi, Ternak Gunungkidul Masih Menjadi Primadona Jelang Kurban

“Paling banyak dari klaster Gadungsari, Wonosari. Kalau yang indogrosir itu ada 3, dua merupakan karyawan dan 1 yang berinteraksi,” kata dia.

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan isolasi terhadap 8 orang yang kemudian ditempatkan di RSUD Saptosari. Ada pula dari warga yang hasil rapid testnya reaktif itu yang melakukan karantina secara mandiri.

“Kita harapkan mereka taat melakukan isolasi bagi yang isolasi mandiri,” terangnya.

Selain itu, dijelaskan pula, selama ini telah mengambil 129 spesm. Dari jumlah itu, 24 dinyatakan positif sedangkan 36 lainnya masih dalam proses. Kemudian juga diketahui 63 spesm yang dinyatakan negatif.

“Ada 16 orang positif yang masih dirawat di rumah sakit. Sebanyak 14 orang di RSUD Wonosari dan lainnya di luar Gunungkidul,” tambah Dewi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler