Peristiwa
Diparkir di Samping Rumah, Truk Senilai Ratusan Juta Raib Digondol Maling
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Asep Triyanto warga Padukuhan Jentir, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen harus merelakan truk senilai ratusan juta yang selama ini menemaninya mencari nafkah menghilang tanpa jejak. Truk bernopol AD 1497 HJ tersebut dicuri pada Rabu (31/01/2018) malam kemarin. Hingga saat ini, petugas kepolisian dari Polsek Ngawen masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian tersebut. Sebagai informasi, pencurian truk semacam ini merupakan yang kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir setelah pada akhir tahun 2017 silam juga terjadi di Kecamatan Karangmojo.
Kapolsek Ngawen, AKP Agus Sunarno mengatakan, peristiwa pencurian baru diketahui Kamis (01/02/2018) subuh sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban yang hendak berangkat bekerja menggunakan truk terkejut saat mendapati truk berwarna kuning yang dibawanya tak lagi berada di lokasi semula diparkirkan di samping rumahnya. Asep sendiri sempat melakukan pencarian di sekitar lingkungan rumah namun tak membuahkan hasil.
“Truk tersebut beratasnama Suparja, warga Jakalan, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah yang kebetulan dibawa pulang oleh Asep,” ucap Agus, Kamis siang.
Sebelum diketahui hilang, pada siang harinya truk tersebut digunakan oleh Aseo untuk mengangkut kayu dan batu. Pada Rabu petang, Asep dan kernetnya pulang ke rumah dan memarkirkan truk di samping rumah. Lantaran kelelahan setelah seharian bekerja, malam harinya Asep kemudian tertidur lelap.
“Saat tertidur itu, korban mengaku tidak mendengar suara mencurigakan dari samping rumahnya yang digunakan untuk memarkir truk,” beber dia.
Sadar menjadi korban pencurian, Asep ditemani keluarganya pun lantas melapor ke Polsek Ngawen. Dipaparkan Agus, anggotanya telah diterjunkan untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. Untuk kerugian cukup besar karena diperkirakan mencapai Rp 160 juta," kata Agus.
Agus menghimbau kepada warga masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Barang berharga pun, kata Agus akan lebih aman jika disimpan di lokasi yang dekat dengan jangkauan mata.
“Semoga bisa segera terungkap,” ucap dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
