Connect with us

Pemerintahan

Diproyeksikan Rampung Tahun 2021, Proyek Pembangunan Kelok 18 Diharapkan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan proyek prestisius Kelok 18 di perbatasan Kabupaten Gunungkidul dengan Kabupaten Bantul diperkirakan akan bisa diselesaikan pada tahun 2021. Proyek Kelok 18 sendiri saat ini sangat ditunggu-tunggu oleh kalangan pemerintah. Dengan adanya Kelok 18, akses masuk ke Gunungkidul akan lebih mudah sehingga diharapkan memicu perekonomian maupun pengembangan pariwisata agar bisa berdampak maksimal.

Seperti disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono, untuk proyek pembangunan Kelok 18 sendiri merupakan kewenangan pemerintah pusat dan Provinsi. Sedangkan untuk peran dari Pemkab Gunungkidul sendiri saat ini hanya sekedar sebagai fasilitator pertemuan.

“Kalau informasi yang kami terima targetnya bisa selesai pada tahun 2021 mendatang,” ucap Drajat, Senin (09/12/2019) pagi.

Pihaknya sangat menyambut baik wacana dari Pemprov DIY berkaitan dengan proyek prestisius ini. Saat, Pemkab Gunungkidul ini terus melakukan komunikasi untuk menyelaraskan program-program penunjang kemajuan pariwisata di Gunungkidul. Menurut Drajad, Kelok 18 kelak memang diperkirakan akan sangat berdampak kepada kemajuan pariwisata di Gunungkidul. Dengan akses masuk yang lebih mudah, arus wisatawan maupun kendaraan penunjang industri bisa lebih leluasa.

Berita Lainnya  Hendak Kirim Makanan, Slamet Temukan Ayahnya Gantung Diri di Dapur Rumah

“Pemkab Gunungkidul tentu sangat support dan mendukung tentunya,” kata Drajat.

Salah satu contoh komunikasi yang dijalin dengan Pemprov DIY sendiri adalah terkait penataan kawasan pantai. Sehingga rencana Pemkab Gunungkidul dalam menata kawasan pantai dari Pantai Baron kemudian bertahap ke pantai-pantai lain di wilayah timur dapat terlaksana.

“Kita masih komunikasikan terus dengan Pemprov terkait penataan pantai,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Timbul Suryanto menyatakan, proyek pembangunan tersebut merupakan kewenangan provinsi. Akan tetapi, dirinya banyak berharap pembangunan tersebut dapat mendongkrak perekonomian di Gunungkidul.

“Karena akses bagus, maka akan dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan. Selain itu kita harapkan dalam pengerjaan nantinya untuk tenaga atau pekerja diharapkan banyak menyerap tenaga lokal. Agar pengangguran dapat berkurang dan tentu menambah penghasilan warga,” beber dia.

Terpisah, Kasi Pemerintahan Desa Girijati, Sumoyo juga berharap dalam pengerjaannya, proyek Kelok 18 banyak melibatkan masyarakat lokal. Meski dirinya juga menyadari, untuk pembangunan fisik ini, akan banyak menggunakan tenaga ahli. Namun ada beberapa pengerjaan yang bisa dilakukan oleh warga lokal.

Berita Lainnya  Petani Tak Berminat Tanam Kedelai, Produksi Lokal Turun Hingga 50%

“Pengerjaan dalam skup kecil seperti pembuatan talud, itu kan panjang. Bisa dikerjakakan oleh masyarakat setempat,” ujar Sumoyo.

Ia mengungkapkan, sesuai informasi yang diberikan oleh Pemerintah DIY, pembangunan sambungan JJLS dan kelok 18 di wilayah Girijati sepanjang 2.500 meter. Namun, ia tak tahu menahu seperti apa nanti realisasinya.

“Pembebasan lahan Alhamdulillah sudah semua dan tidak ada kendala yang berarti,” tuturnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler